Dewi Safitri
Wartawan BBC di Jakarta
Maskapai penerbangan Garuda Indonesia kemungkinan akan menggunakan maskapai Eropa KLM sebagai konsultan untuk memenuhi standar otoritas penerbangan Uni Eropa.
Wakil Presiden Jusuf Kalla memerintahkan Garuda melakukan hal itu, karena Garuda merupakan maskapai yang diprioritaskan pemerintah Indonesia agar segera lolos dari larangan terbang diatas wilayah udara Eropa.
Perpanjang larangan terbang diatas udara Eropa, menurut Wapres Jusuf Kalla tidak perlu disambut dengan sikap emosional.
Wapres mengatakan, maskapai-maskapai Indonesia harus mengakui belum sanggup memenuhi menggunakan standar keselamatan penumpang Eropa yang memang sangat tinggi.
Dalam upaya mengejar standar yang disyaratkan itu, Wapres mengatakan Garuda telah diminta untuk menggunakan maskapai penerbangan Eropa yang sudah berpengalaman sebagai konsultan.
Larangan terbang untuk tiga bulan kedua diumumkan Uni Eropa beberapa hari lalu, meskipun sepekan sebelumnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono secara khusus minta kepada Presiden UE, Jose Manuel Barroso yang sedang berkunjung ke Jakarta, agar larangan terbang dicabut.
Pertemuan otoritas penerbangan Eropa bulan ini menyatakan perbaikan standar keamanan yang dilakukan oleh maskapai Indonesia belum sampai pada perbaikan permanen, sehingga larangan tetap diteruskan.
Tidak satupun dari 51 maskapai penerbangan di Indonesia, termasuk Garuda, dibolehkan terbang melewati rute Eropa.
Uni Eropa akan kembali melakukan pertemuan teknis untuk mengevaluasi standar penerbangan maskapai Indonesia, Januari 2008.