http://www.bbc.com/indonesian/

30 November, 2007 - Published 11:35 GMT

Sigit Purnomo
Wartawan BBC di Jakarta

Merger dua bursa efek

Bursa Efek Indonesia, BEI mulai pekan depan akan mulai beroperasi, setelah Departemen Hukum dan HAM menyetujui ijin operasinya akhir November ini.

Dalam keterangan pers Jumat siang di Jakarta, jajaran direksi BEI mengatakan, nilai kapitalisasi gabungan dari bursa efek Jakarta dan Surabaya ini akan mencapai Rp 2.400 trilyun, melalui 84 saham emiten dan obligasi yang diperdagangkan dilantai bursa.

Mulai 3 Desember 2007 saham emiten dan obligasi yang sebelumnya diperdagangkan secara terpisah di Jakarta dan Surabaya, akan dijual di Bursa Efek Indonesia di Jakarta.

Menurut Direktur Utama BEI Erry Firmansyah, penggabungan bursa ini akan memperbesar penetrasi pasar dan pilihan produk yang lebih beragam bagi investor.

Erry menargetkan, pada tahun 2008 nilai kapitalisasi 84 saham emiten dan obligasi di BEI akan meningkat.

Meskipun BEI sudah beroperasi pada pekan mendatang, tetapi tidak semua saham di Bursa Efek Surabaya bisa dicatat dalam Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan di Jakarta.

Hanya saham terdaftar di BEJ dan BES saja yang bisa langsung tercatat di BEI, sementara saham single listing diberikan masa transisi selama 2 tahun untuk bisa mengikuti peraturan Bursa Efek Indonesia.