|
Redknapp bantah korupsi | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Manajer klub Portsmouth, Harry Redknapp mengatakan penyelidikan polisi atas tuduhan korupsi di dalam sepakbola "tidak ada hubungan langsung dengan saya". Dia adalah salah seorang dari lima pria yang ditangkap polisi karena dicurigai bersekongkol untuk menipu dan memalsukan catatan keuangan. Kepolisian kota London mengatakan kelima pria itu dibebaskan dengan syarat sampai Februari. Diantara yang ditahan tersebut adalah direktur eksekutif Portsmouth, Peter Storrie dan mantan direktur klub tersebut, Milan Mandaric. Pria lain yang ditahan adalah pemain dari klub Charlton dan pemain internasional Senegal, Amdy Faye yang saat ini sedang dipinjamkan ke klub Rangers. Penyelidikan kepolisian kota London diyakini terpusat pada soal transfer Amdy Faye ke Portsmouth dari klub Perancis, Auxerre, kesepakatan yang diatur oleh agen Willie McKay. Bantuan penyelidikan Redknapp, 60 tahun, mengatakan : "Kami semua membantu polisi dengan penyelidikan mereka, tetapi itu tidak mengkhawatirkan saya secara langsung, orang lain yang terlibat. "Saya sudah menjawab berbagai pertanyaan untuk membantu polisi. Saya tidak berkaitan langsung dengan penyelidikan mereka. "Mereka harus menangkap anda untuk berbicara dengan anda, anda harus ada di kantor polisi. Saya kira cukup soal itu, soal ini tidak berkaitan dengan saya secara langsung." Paul Martin, pengacara yang mewakili Redknapp dan Storrie mengatakan: "Penyelidikan itu tidak berkaitan dengan salah satu dari kedua individu itu. Penyelidikan itu berkaitan sepenuhnya dengan individu-individu lain." Seorang jurubicara untuk Mandaric mengatakan direktur klub Leicester City ini akan tetap menawarkan bantuan dan dukungan secara penuh kepada polisi." Polisi mengatakan para pria yang ditahan itu berusia sekitar 69, 60, 55, 48 dan 30 itu ditanyai seputar persekongkolan untuk menggelapkan uang memalsukan catatan keuangan. Mandaric yang berusia 69 tahun juga ditahan atas kecurigaan melakukan pencucian uang, demikian kata seorang jurubicara. Kelima pria itu ditahan sementara para petugas polisi melakukan penggrebekan di 12 lokasi di seluruh Inggris. Penangkapan sebelumnya Para detektif dari unit kejahatan ekonomi, Kepolisian Kota London menyelediki tuduhan-tuduhan korupsi di dalam dunia sepakbola dan dampaknya bagi para pemillik dan pemegang saham. Bulan Juli, para petugas polisi menggrebek klub Newcastle United, Portsmouth dan Rangers sebagai bagian dari upaya penyelidikan. Jurubicara Portsmouth mengatakan hari Rabu lalu bahwa direktur eksekutif kulb itu dan manajernya sudah 'diminta membantu polisi dalam penyelidikan mereka yang berkaitan dengan persoalan yang terjadi sejak tahun 2003, sebelum pemilik baru mengambil alih klub itu di tahun 2006. Dia menambahkan klubnya sangat "mendukung Peter dan Harry". Rangers FC sudah memastikan bahwa seorang pemainnya ditahan dalam masalah yang "sama sekali tidak berhubungan" dengan klub itu. Penangkapan terakhir ini membuat total jumlah orang yang ditangkap berkaitan dengan penyelidikan ini adalah tujuh orang. Bulan September, seorang pria 28 tahun ditangkap di London dan bulan Mei, seorang pria berumur 61 tahun ditangkap di Manchester karena dicurigai melakukan pencucian uang. Satu penyelidikan yang dilaksanakan tahun lalu oleh mantan Komisaris Polisi Metropolitan, Lord Stevens menggaris-bawahi kekhawatiran mengenai transfer 17 pemain dan lima klub Liga Utama. | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||