BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 29 Oktober, 2007 - Published 13:56 GMT
 
Email kepada teman Versi cetak
Replik sidang dana Supersemar
 
Mantan Presiden Soeharto
Gugatan ini dilayangkan kejaksaan setelah upaya pidana gagal karena faktor kesehatan Pak Harto
Sidang perdata lanjutan atas mantan presiden Soeharto mengungkap bahwa selama beroperasi 32 tahun, dana yayasan Supersemar lebih banyak digunakan untuk membiayani perusahaan milik kroni mantan Pak Harto dibanding untuk beasiswa anak kurang mampu.

Tim jaksa pengacara negara mengatakan sebagian besar dana Supersemar tersebut digunakan untuk memberi bantuan pinjaman atau penambahan modal bagi perusahaan-perusahaan kroni Soeharto.

Jaksa Yosep Suardi Sabda menyatakan hal ini melanggar asas kepatutan dan tujuan awal pendirian yayasan tersebut, yang sebagai yayasan sosial seharusnya dana digunakan untuk kepentingan beasiswa anak dari keluarga miskin, kata

Selama Pak Harto berkuasa yayasan Supersemar mendapat kucuran dana 5% dari laba bersih bank-bank milik pemerintah.

Tujuannya adalah untuk membiayai pendidikan siswa berprestasi dari keluarga miskin.

Namun menurut Jaksa Yosep Suardi Sabda, dana tersebut digunakan untuk membiayai antara lain PT Wisma Kosgoro, perusahaan penerbangan Sempati Air milik Hutomo Mandala Soeharto atau Bank Duta Kiani Lestari.

Kuasa hukum mantan presiden Soeharto, Deny Kailimang menolak tuduhan itu karena menurutnya penggunaan uang sudah sesuai dengan aturan.

Sidang gugatan perdata ini dilayangkan pihak kejaksaan setelah upaya pidana gagal karena faktor kesehatan mantan presiden ini.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy