|
Taliban lepas 'staf Palang Merah' | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Empat pekerja Palang Merah yang diculik di Afghanistan telah dibebaskan, kata polisi dan para pejuang Taliban. Kelompok militan itu menculik para staf Palang Merah itu - dua warga Afghanistan dan dua warga asing - pada hari Rabu di provinsi Wardak, sekitar 50 kilometer di utara Kabul. Namun seorang pemimpin Taliban kemudian menjanjikan untuk membebaskan keempat orang itu, dengan mengatakan anak buahnya melakukan kekeliruan. Para petugas Palang Merah itu dilaporkan berada di daerah tersebut untuk merundingkan pembebasan seorang sandera asal Jerman. "Keempat staf [Palang Merah] yang diculik oleh Taliban karena ada kecurigaan telah dibebaskan," kata seorang pemimpin Taliban kepada kantor berita Reuters. Seorang pejabat polisi mengatakan kepada kantor berita Associated Press bahwa keempat orang itu - yang termasuk seorang warga Republik Masedonia dan Birma - berada dalam keadaan sehat. Dalam beberapa bulan ini, kasus penculikan di Afghanistan meningkat, di mana pasukan asing dan Afghanistan memerangi sisa-sisa kekuatan Taliban. Komisi Internasional Palang Merah (ICRC) sudah 20 tahun bertugas di Afghanistan, dan merupakan salah satu operasi terbesar organisasi itu, dengan lebih dari 1.000 staf Afghanistan dan internasional. | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||