30 Agustus, 2007 - Published 20:22 GMT
Sejumlah botol kecil dengan bahan kimia berbahaya, termausk jenis fosgen, ditemukan di salah satu gedung PBB di New York.
Bahan kimia itu dikatakan dibawa dari Irak sewaktu berlangsung pemeriksaan fasilitas kimia sepuluh tahun lampau.
PBB mengatakan botol-botol kecil itu ditemukan oleh para inspektur ketika mereka hendak membersihkan satu kantor dekat markas besar PBB.
Bahan itu "bisa sangat berbahaya", kata seorang jurubicara PBB, namun tidak ada bahaya langsung.
Wakil jurubicara PBB, Marie Okabe, mengataka zat kimia itu sudah diamankan di Komisi Pemantauan, Verifikasi, dan Inspeksi PBB (Unmovic).
Kawasan kantor itu sudah diselisik, kata jurubicara tersebut, dan tidak ada bekas beracun yang ditemukan.
Zat pencekik
Botol logal dan kaca yang diletakkan di dalam tas plastik itu, ditemukan sewaktu berlangsung pekerjaan pengosongan kantor Unmovic di Manhattan.
"Informasi yang kami miliki tentang isi tas itu adalah dari inventaris inspeksi 1996 yang menunjukkan bahwa salah satu botol itu kemungkinan berisi fosgen, yaitu bahan perang kimia generasi lama," kata Nn Okabe.
Pihak berwenang Amerika Serikat dimintai bantuannya untuk memindahkan bahan kimia itu dengan aman.
Fosgen, gas berwarna kuning kehijauan dengan bau seperti kolam renang atau bau rumput yang baru dipangkas, banyak digunakan semasa Perang Dunia I sebagai bahan pencekik napas. Militer Rusia mengakui bahwa mereka menggunakan zat kimia ini di Chechnya.