BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 13 Agustus, 2007 - Published 09:34 GMT
 
Email kepada teman Versi cetak
Korban jiwa H5N1 pertama di Bali
 
Indonesia masih kesulitan mengatasi ancaman flu burung
Indonesia masih kesulitan mengatasi ancaman flu burung
Virus flu burung menelan korban manusia pertama di Pulau Bali, kata para pejabat kesehatan.

Korban adalah Ni Luh Putu S.W, wanita berusia 29 tahun. Dia meninggal pada hari Minggu di RS Sanglah, Denpasar.

Ketua Harian Komite Nasional Penanggulangan Flu Burung, Bayu Krisnamurthi, mengaku menerima kepastian itu dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Departemen Kesehatan dan Laboratorium Eijkman.

Pemerintah Indonesia sejauh ini telah mengukuhkan 82 korban meningal akibat flu burung, dan ini menjadikan Indonesia sebagai negara yang mengalami dampak paling parah akibat infeksi flu burung.

Sejak virus H5N1 muncul di Asia Tenggara menjelang akhir tahun 2003, virus tersebut telah menelan 180 nyawa di seluruh dunia.

Dari unggas

Hampir semua yang terjangkit virus ini diduga tertular dari unggas, namun para ilmuwan khawatir virus itu mungkin bermutasi ke bentuk yang bisa menular dari manusia ke manusia dan itu akan memicu pandemi dan mengancam jutaan jiwa.

Pihak berwenang mengatakan, korban flu burung di Bali itu berasal dari Jembrana, kawasan tempat unggas diketahui terjangkit virus H5N1.

Anak balita wanita korban juga meninggal baru-baru ini dengan gejala-gejala serupa pada awal Agustus, kendati penyebab pasti kematiannya tidak jelas.

Para pejabat kesehatan mengatakan, mereka akan mempergencar upaya untuk membebaskan Bali dari flu burung, dan akan bekerjasama dengan sektor industri wisata untuk memastikan penyakit itu tidak mempengaruhi perekonomian Bali.

Gubernur Provinsi Bali, Dewa Made Beratha minta masyarakat melakukan pembantaian sukarela untuk mencegah penyebaran virus ini:

Gubernur Bali juga menyatakan, dia merasa kecolongan dengan adanya kasus flu burung di wilayahnya.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy