BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 31 Juli, 2007 - Published 10:42 GMT
 
Email kepada teman Versi cetak
Tersangka Khmer Merah diperiksa
 
kamboja
Duch mendekam di penjara sejak 1999
Para hakim pengadilan Khmer Merah di Kamboja yang didukung PBB sudah mulai menanyai tersangka pertama yang dikatakan bisa diadili.

Kang Kek Ieu yang juga dikenal dengan panggilan Duch adalah kepala di satu penjara yang terkenal angker di ibukota negara itu, Phnom Penh.

Dia mengelola fasilitas yang disebut S21, tempat ribuan orang disiksa dan dieksekusi.

Dia juga salah seorang di antara lima tersangka yang diminta oleh kejaksaan agar diperiksa oleh para hakim sehubungan dengan banyak kematian semasa pemerintahan Khmer Merah pada akhir tahun-tahun 1970-an, kata seorang jurubicara.

Sebanyak dua juta orang diduga tewas dalam empat tahun kekuasaan Khmer Merah.

Para hakim pengadilan Khmer Merah di Kamboja yang didukung PBB sudah mulai menanyai tersangka pertama yang dikatakan bisa diadili.

Medan Pembunuhan

Duch tidak termasuk salah seorang di jajaran senior Khmer Merah tetapi dia adalah salah seorang anggota yang paling menakutkan, kata wartawan BBC di Phnom Penh, Guy Delauney.

khmer
Para tokoh penting Khmer Merah

Hanya ada tujuh orang yang diketahui lolos dari penjara S21 itu. Satu museum di lokasi penjara tersebut menjelaskan secara rinci tentang apa yang terjadi terhadap para tahanan lainnya.

Banyak di antara mereka dieksekusi di tempat yang dijuluki Medan Pembunuhan di luar kota.

Para hakim akan menanyai Duch, yang ditahan di penjara militer sejak 1999, tentang peranannya dalam rangkaian kejadian di S21.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy