BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 25 Juli, 2007 - Published 09:14 GMT
 
Email kepada teman Versi cetak
Malaysia mulai tindak blogger
 
Raja Malaysia
Blogger yang menyinggung Raja Malaysia bisa dijerat UU
Pemerintah Malaysia mengancam akan menggunakan UU antiterorisme terhadap blogger yang menyinggung Islam atau raja.

Perkembang ini terjadi sementara seorang pengulas kenamaan Malaysia diinterogasi setelah kepolisian menerima pengaduan dari partai berkuasa, UMNO.

Selama 11 tahun, arus informasi di internet tidak disensor di Malaysia.

Kini, pemerintah tampaknya sangat merisaukan kecaman yang semakin merebak di internet terhadap kinerjanya.

Seorang menteri senior di kantor perdana menteri Malaysia, Nazri Aziz mengumumkan, UU antiteror kontroversial yang memungkinkan orang ditahan tanpa batas waktu tanpa diadili atau didakwa akan digunakanterhadap blogger atau penulis catatan online yang melanggar dua hal yang ditabukan, menyinggung raja atau agama resmi kerajaan, Islam.

'Punya hak'

Nazri Aziz menyebut dua undang-undang, Internal Security Act (ISA) atau UU Keamanan Dalam Negeri and UU penghasutan.

"Kami punya hak dan kami akan melakukannya. Kami sudah sangat bersabar," kata Nazri Aziz yang juga de facto Menteri Hukum.

Raja Petra Kamarudin, editor salah satu situs internet politik paling populer di Malaysia, Malaysia Kini, menyerahkan diri untuk menjawab tuduhan telah menyinggung Raja dan memicu kebencian rasial.

Sasaran utama Raja Petra Kamarudin adalah pemerintah dan dia bukan satu-satunya blogger politik yang ditahan dalam beberapa hari terakhir.

Dia dikenal penulis yang nakal dan sering sangat tidak akurat.

Namun, situs internenya diyakini menarik sekitar seperempat juta pengunjung per hari, dan ini menjadikan situs itu memiliki lebih banyak pembaca daripada kebanyakan koran Malaysia.

Sementara pemilihan umum sudah semakin dekat, pemerintah Malaysia dipandang sangat ingin memberikan isyarat kepada para pengecamnya di internet bahwa mereka tidak memberikan toleransi kepada mereka.

Sebelum Raja Petra Kamarudin, Nathaniel Tan, staf mantan wakil perdana menteri Anwar Ibrahim, ditahan polisi sempat empat hari berkaitan dengan tulisan anonim di blog miliknya yang menyinggung tuduhan korupsi terhadap seorang menteri.

Sementara itu, bloggerAhirudin Attan dan Jeff Ooi digugat karena dinilai mencemarkan nama baik oleh kelompok media New Straits Times Press.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy