http://www.bbc.com/indonesian/

05 Juni, 2007 - Published 11:37 GMT

Danny Wood
BBC News, Madrid

Spanyol cari lirik lagu kebangsaan

Perancis menyanyikan lagu kebangsaan La Marseillaise, rakyat Inggris semangat mengucapkan kata-kata dalam lagu God Save The Queen, dan Indonesia mempunyai Indonesia Raya.

Tetapi Spanyol, negara yang memiliki salah satu lagu kebangsaan tertua di Eropa, selama ini tidak memiliki lirik resmi bagi lagu kebangsaannya.

Sekarang, pemimpin oposisi Spanyol Mariano Rajoy akan mengajukan sebuah inisiatif di parlemen untuk mendirikan sebuah komisi khusus untuk menulis kata-kata bagi lagu kebangsaan.

Usulan ini mendapat dukungan kuat dari sebagian kalangan, namun Spanyol adalah sebuah negara yang masih memiliki rasa separatisme tinggi di sejumlah kawasan, seperti di Basque dan di Katalonia.

Banyak orang Spanyol yang beranggapan, akan sangat sulit untuk menemukan kata-kata yang dapat memuaskan semua pihak.

Skeptis

Spanyol memiliki lagu kebangsaan berjudul Marcha Real (Mars Kerajaan), yang merupakan lagu mars militer.

Akan tetapi ketika lagu ini dinobatkan sebagai lagu kebangsaan di akhir abad ke-18, tidak ada satupun lirik bagi lagu itu yang diterima secara resmi, walaupun ada berbagai upaya untuk menciptakan liriknya.

Namun di jalan-jalan kota Madrid sebagian orang bersikap pesimistis mengenai gagasan untuk mencari kata-kata yang tepat.

"Bagi saya, memiliki kata-kata dalam lagu kembangsaan tidak begitu penting," kata seorang pria warga Madrid.

"Musik tidak apa-apa. Boleh saja mengidentifikasi sebuah negara dengan musik, tetapi negara dengan kata-kata, tidak, saya tidak menyukainya," tambah pria itu.

Sebagian warga Spanyol lain mendukung inisiatif ini, bukan karena rasa patriotisme yang tinggi, tetapi lebih karena mereka merasa malu ketika menghadiri acara-acara penting seperti pertandingan sepakbola internasional.

"Ya, saya menginginkan lirik lagu, karena kami tidak tahu harus melakukan apa ketika lagu kebangsaan dimainkan. Kami tidak tahu harus menyanyikan apa," kata seorang wanita Spanyol.

Rajoy mengatakan, dua atau tiga bulan seharusnya cukup bagi komisi parlemen itu untuk menciptakan lirik lagi kebangsaan.

Bila lirik itu sudah ada, kata Menteri Luar Negeri Spanyol Miguel Angel Moratinos, dia akan menyanyikannya dengan penuh semangat.