|
Polisi jinakkan bom di London | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Polisi di London berhasil menjinakkan bom mobil yang ditemukan di tempat parkir di daerah Haymarket, tidak jauh dari kawasan Piccadilly, di pusat kota. Sumber-sumber kepolisian mengatakan bom mobil di pusat kota akan menyebabkan "kehancuran" jika meledak. Tim penjinak bom kemudian meledakkan bom tersebut di tempat yang aman. Mobil Mercedes berwarna perak yang memuat tabung-tabung gas itu kini sudah diamankan oleh aparat. Dalam jumpa pers, polisi mengatakan mereka juga menemukan bensin dan paku dalam jumlah besar di dalam mobil yang diparkir di dekat sebuah kelab malam. Kawasan tempat bom ditemukan langsung ditutup dan polisi melakukan pemeriksaan setelah bahan peledak ditemukan pada dini hari Kamis.
Perdana Menteri Inggris Gordon Brown, yang mengambil alih jabatan dari Tony Blair pada hari Rabu lalu, mengatakan insiden tersebut merupakan peringatan bahwa Inggris masih "tetap menghadapi ancaman serius". Menteri Dalam Negeri Inggris yang baru Jacqui Smith menyuarakan peringatan serupa ketika memimpin pertemuan dengan satuan keadaan darurat pemerintah Inggris, Cobra. Ancaman ini terjadi seminggu sebelum peringatan serangan bom bunuh diri di London tanggal 7 Juli, yang menewaskan 52 orang. Haymarket terletak di kawasan pusat pertunjukan teater musikal di ibukota London, tidak jauh dari Piccadilly Circus yang menjadi salah satu tujuan wisata. Hingga saat ini masih belum bisa dipastikan apakah polisi mendapat peringatan, atau informasi tentang kenderaan yang mencurigakan itu disampaikan oleh khalayak umum. Penjagaan keamanan diperkuat di daerah Westminster, yang merupakan tempat gedung-gedung pemerintahan dan parlemen. | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||