29 Mei, 2007 - Published 08:05 GMT
Antibodi yang mungkin bisa menangkal flu burung pada manusia telah diisolasi oleh tim ilmuwan internasional.
Penemuan ini mungkin menghasilkan teknik perawatan yang melengkapi vaksi flu jika epidemi virus melanda manusia.
Virus flu burung H5N1 diperkirakan telah memakan lebih dari 180 korban jiwa di seluruh dunia sejak 2003.
Beberapa negara telah menimbun vaksin untuk mengantisipasi berjangkitnya flu burung pada manusia, tapi tidak seorang tahu tingkat efektivitas vaksin tersebut.
'Penawar darurat'
Ini terjadi karena jenis flu burung tertentu yang pada akhirnya mungkin memicu pandemi pada manusia belum diketahui.
Namun, tim ilmuwan yang bekerja di Swiss, Vietnam dan Amerika Serikat mengatakan, mereka berhasil mengisolasi antibodi yang mereka harapkan bisa memberikan perlindungan terhadap beberapa jenis virus flu burung secara bersamaan.
Antibodi dipergunakan sistem kekebalan tubuh kita untuk menetralkan bakteri dan virus. Dalam kasus ini, ilmuwan mengisolasi antibodi yang dihasilkan oleh tubuh warga yang berhasil bertahan hidup dari serangan flu burung di Vietnam untuk bisa menghalau virus tersebut.
Profesor Antonio Lanzavecchia, yang bertugas di Lembaga untuk Riset Biologi Kedokteran di Swiss, mengatakan, antibodi telah terbukti efektif di laboratorium dan pada tikus. Dia yakin bahwa antibodi itu bisa dipergunakan pada manusia.
"Kami bisa dikatakan mengeksploitasi reaksi kekebalan seseorang yang terjangkit dan bertahan hidup dari infeksi dan tentu menghasilkan antibodi yang menetralisir virus tersebut," kata Profesor Lanzavecchia
"Dan, menggunakan teknik ini, kita bisa mengisolasi sel yang menghasilkan antibodi ini, sehingga antibodi ini kini bisa direproduksi secara in vitro dan pada akhirnya secara massal diproduksi untuk merawat orang lain," tambahnya.
Antibodi tersebut bisa dipergunakan untuk melindungi para tenaga profesional kunci, seperti dokter dan perawat, di negara-negara tempat epidemi flu burung menjalar.
Tim peneliti mengatakan, antibodi bisa juga dipergunakan sebagai emergency antidote (penawar darurat) pada manusia yang telah terjangkit flu burung jika diberikan dalam waktu beberapa hari.
Ujicoba pada manusia diperkirakan akan segera dimulai.