|
Milisi diduga culik warga Inggris | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Sebuah kelompok milisi Syiah diduga bertanggungjawab atas penculikan lima warga Inggris di ibukota Irak, Baghdad. Menteri luar negeri Irak, Hoshyar Zebari, mengatakan Angkatan Bersenjata Mehdi bertanggungjawab, bukannya al-Qaeda. Pemimpin gereja Anglikan di Baghdad, Pendeta Andrew White, mengatakan penculikan tersebut dapat dikaitkan dengan pembunuhan ulama radikal Syiah oleh pasukan Inggris baru baru ini. Warga Inggris itu diculik dari sebuah gedung pemerintah di dekat Kota Sadr Baghdad, daerah kekuasaan Angkatan Bersenjata Mehdi. Lima pria, seorang ahli komputer dan empat pengawalnya, diculik dari gedung departemen keuangan di Baghdad. Para penculik mengenakan seragam polisi dan melakukan aksinya tanpa mengeluarkan tembakan, kata seorang pejabat senior Irak. 'Tantangan pemerintah' Zebari mengatakan penculikan ini merupakan "tantangan sangat serius...bagi pemerintah".
Para penculik kemungkinan memiliki hubungan dengan polisi setempat, katanya kepada BBC. "Jumlah orang yang terlibat dalam operasi, untuk menutup seluruh gedung, memasang penghalang jalan, dan memasuki gedung, mereka pasti memiliki dukungan." Pendeta Andrew White mengatakan "kemungkinan besar terdapat hubungan" antara penculikan hari Selasa dan tewasnya Abu Qadir, yang juga dikenal dengan nama Wissam Waili, pimpinan milisi Angkatan Bersenjata Mehdi, yang terbunuh di Basra tanggal 25 Mei. Ia mengatakan kepada BBC:"Yang mengkhawatirkan adalah penculikan dilakukan bukan untuk mendapatkan uang tebusan, penyanderaan ekonomi lebih mudah ditangani. "Peristiwa tersebut baru terjadi minggu lalu, salah satu pemimpin sayap militan Angkatan Bersenjata Mehdi dibunuh pasukan Inggris, dan sekarang kita melihat kaitan yang erat antara kedua peristiwa." Perdana menteri Inggris, Tony Blair, dalam lawatannya di Libya mengatakan:"Kami akan berusaha keras untuk memberikan bantuan." Pejabat kedutaan besar Inggris di Irak mengikuti perkembangan kasus ini dan pemerintah Irak membentuk ruang operasi khusus. Pemerintah Inggris mengatakan akan dilakukan pertemuan darurat dewan manajemen masalah Cobra hari Selasa. 'Disusupi' Empat petugas keamanan yang diculik bekerja bagi perusahaan jasa pengamanan Kanada, Gardaworld. Perusahaan tersebut adalah salah satu pemasok jasa keamanan pribadi terbesar di Irak, yang sebagian besar stafnya adalah warga Inggris. Sementara itu ahli komputer yang diculik bekerja untuk Bearingpoint, konsultan manajemen Amerika yang bekerja untuk proyek pembangunan di Irak sejak tahun 2003. Sampai sejauh ini belum ada kelompok yang menyatakan bertanggungjawab atas penculikan. Untuk pertamakalinya warga barat diculik dari gedung pemerintah. Wartawan BBC Frank Gardner mengatakan: "Peristiwa ini tidak biasa karena mereka diculik dari gedung pemerintah pada siang hari oleh orang orang yang mengenakan seragam komando polisi khusus, dalam sebuah operasi yang berani, pemerintah Irak harus dapat menjawab sejumlah pertanyaan.
"Saya berpikir muncul kecurigaan tentang kerjasama polisi di tingkat rendah atau menengah. Polisi Irak dikenal sangat disusupi milisi Syiah." Wartawan BBC, Jim Muir, mengatakan milisi Syiah melakukan penculikan sejenis sejumlah warga Irak, tetapi penculikan hari Selasa bukan tidak mungkin dilakukan kelompok perlawanan Sunni. Ia melaporkan pejabat senior Irak mengatakan para penculik memberitahu penjaga gedung Departemen Keuangan bahwa mereka dari Komisi Integritas, badan pengawas pemerintah Irak. Para saksi mengatakan jalan ditutup dari kedua arah, dan para penculik dengan mengenakan seragam polisi, berjalan melewati gedung departemen keuangan di Jalan Palestina. Sumber polisi mengatakan BBC bahwa sejumlah kendaraan polisi digunakan dalam operasi tersebut. Perundingan serius Frank Gardner mengatakan tim polisi perunding penyanderaan telah dibentuk, dan anggota tambahan diterbangkan ke Kedutaan Besar Inggris di Baghdad setelah penculikan. Perundingan serius dilakukan antara pejabat Irak, dan wakil Amerika di Irak, katanya. Ia menambahkan: "Diperkirakan sulit bagi mereka untuk menculik, dan membawa mereka ke tempat yang jauh dari tempat penculikan tanpa diketahui pihak lain. "Jadi dilakukan kontak rahasia. Badan Intelijen Rahasia, SIS, akan terlibat. Mereka akan berbicara dengan para informan, berusaha mengetahui apakah ada sesuatu yang mencurigakan, dan berusaha mengetahui pihak yang terlibat disini." Sekitar 200 warganegara asing diculik di Irak dalam empat tahun terakhir, tetapi jumlahnya menurun dalam beberapa tahun terakhir. | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||