BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 30 April, 2007 - Published 10:32 GMT
 
Email kepada teman Versi cetak
Indeks saham Turki anjlok
 
Bendera Turki
Turki dalam proses perundingan keanggotaan Uni Eropa
Indeks utama bursa saham Turki dan mata uangnya, Lira, merosot di tengah kekhawatiran militer akan menghalangi penunjukkan presiden baru.

Indeks utama ISE National 100 kehilangan 8 % nilainya pada sesi pembukaan dan nilai Lira jatuh sampai 4 % pada awal perdagangan.

Ratusan ribu orang berunjuk rasa di Istanbul akhir pekan lalu untuk memprotes pencalonan Abdullah Gul

Para pengunjuk rasa yang mendukung sekularisme di Turki prihatin bahwa Gul akan tetap loyal kepada akar Islamnya.

Gul gagal memenangkan pemilihan babak pertama di parlemen meskipun dia mengatakan masih tetap akan mencalonkan diri dalam pemilihan di putara kedua tanggal 2 Mei.

Hari Jumat, militer menuduh pemerintah memberikan toleransi kepada Islam radikal dan bertekad membela sekularisme.

Risiko lebih tinggi

Militer Turki telah menggulingkan tiga pemerintahan sejak 1960 dan analis mengatakan ada kekhawatiran mereka campur tangan lagi.

Ancaman intervensi militer terhadap politik Turki telah menggelisahkan pasar uang negara itu yang pekan lalu mencapai tingkat bersejarah yang didukung gairah membeli aset dan prospek masuknya Turki kedalam Uni Eropa.

Indeks utama Turki,ISE National 100 jatuh l 3745,18 poin atau 8% menjadi 43.116,13.

Mata uang Lira juga merosot menjadi 1,3882 terhadap dollar Amerika sesudah diperdagangkan hari Jumat di posisi 1,32 yang merupakan tingkat tertinggi selama hampir setahun.

Kami memperkirakan penurunan tajam pasar karena investor mengakui risiko politik melonjak tajam," ujar ekonom Bear Stearns, Timothy Ash.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy