BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 30 April, 2007 - Published 10:07 GMT
 
Email kepada teman Versi cetak
'Puluhan' Taliban terbunuh
 
NATO forces
Sekitar 4.000 orang meninggal dunia tahun lalu seperempatnya warga sipil
Pasukan pimpinan NATO dan pasukan Afghanistan menewaskan puluhan pejuang Taliban di Provinsi Herat, Afghanistan barat.

Pernyataan yang dikeluarkan pihak koalisi menyebutkan mereka menewaskan
87 pejuang Taliban dalam pertempuran selama 14 jam pada Hari Minggu sementara 49 lainnya tewas dalam pertarungan dua hari sebelumnya.

Dua di antara yang tewas adalah pemimpin Taliban.

Kedua insiden itu berlangsung di Lembah Zerkoh di Provinsi Herat, tak jauh dari salah satu pangkalan militer pasukan asing.

Kawasan ini sebenarnya relatif tenang dibandingkan provinsi lain di sebelah selatan dan timur Afghansistan.

Amerika Serikat mengatakan salah satu dari tentara mereka tewas dalam pertempuran itu.

Afghanistan map

Walaupun tidak ada verifikasi independen atas jumlah korban pertempuran sengit di Afghanistan barat ini mencerminkan meningkatnya kekerasan yang melibatkan Taliban setelah musim dingin yang relatif tenang.

Beberapa laporan menyebutkan pertempuran di Herat ini adalah yang paling seru dalam beberapa tahun terakhir.

Herat terletak di perbatasan dengan Iran.

Pernyataan koalisi menyebutkan pasukan khusus Amerika disertai dengan polisi dan pasukan dari negara anggota koalisi yang lain melakukan patroli di Lembah Zerkoh di Distrik Shindad dan menyerang posisi-posisi Taliban dengan mortir, senjata ringan, dan granat yang diluncurkan roket.

Pertempuran di Helmand

Pertempuran juga berlangsung di Helmand di Afghanistan selatan. Operasi menggempur posisi Taliban ini dipimpin oleh Inggris.

Hingga 3.000 pasukan NATO, termasuk pasukan Afghanistan dan Amerika ambil bagian dalam Operasi Silicon di Lemban Sangin.

Wartawan BBC Alastair Leithead mengatakan kawasan ini dikenal sebagai kubu Taliban dan ketika pasukan NATO bergerak maju mereka mendapatkan "perlawanan yang cukup sengit".

Operasi ini bertujuan mengusir Taliban dari daerah-daerah penghasil opium.

Kekerasan di seluruh Afghanistan mencapai tingkat tertinggi sejak rezim Taliban jatuh pada 2001.

Sekitar 4.000 orang diyakini tewas tahun lalu akibat peningkatan kekerasan ini, sekitar 25% di antaranya adalah warga sipil.

Pasukan koalisi yang berkekuatan 30.000 personil ditambah dengan 10.000 tentara Amerika berupaya mengurangi tindak kekerasan dan memantapkan pemerintahan Presiden Hamid Karzai.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy