BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 30 April, 2007 - Published 12:25 GMT
 
Email kepada teman Versi cetak
Proyek Amerika di Irak gagal
 
Bandara Baghdad
Bahkan proyek utama seperti bandara Baghdad tidak berjalan semestinya.
Enam dari delapan proyek pembangunan kembali Irak yang dianggap sebagai sukses oleh pemerintah Amerika pada kenyataan gagal, demikian hasil penyelidikan pemerintah federal Amerika.

Inspektur Jenderal Khusus bagi Pembangunan Kembali Irak mengkaji pelaksanan proyek antara lain sebuah rumah sakit, sebuah barak dan bandara internasional Baghdad.

Dengan menyalahkan berlanjutnya kekerasan dan membengkaknya korupsi mereka mengatakan, sebagian besar proyek itu berantakan dalam waktu paling cepat enam bulan.

Pemasangan saluran air dan kabel yang salah serta penjarahan dilaporkan memperburuk situasi.

Korupsi diantara para pejabat Irak dikutip sebagai salah satu penyebab utama kekacauan itu.

Menurut laporan kerugian 5 milyar dollar setiap tahun karena penggelapan dan penyalahgunaan yang "hampir dialami di setiap kementerian Irak", khususnya kementerian perminyakan, dalam negeri dan pertahanan.

Kekerasan meningkat

Disebutkan juga, berlanjutnya kekerasan yang mencengkram Irak semakin memperburuk bangunan dan pemeliharaan berbagai fasilitas.

Departemen Pertahanan Amerika menyatakan, terdapat rata-rata 1,4 serangan terhadap instalasi listrik, air, minyak dan gas setiap pekan.

Serangan di Baghdad
Serangan di Baghdad terjadi hampir setiap hari termasuk terhadap bangunan pemerintah.

Selain itu, "tim perbaikan yang dikirim sesudah serangan masih menghadapi ancaman, termasuk penculikan dan pembunuhan".

Dalam perkembangan terpisah, laporan tahunan mengenai terorisme global mengatakan 45 % serangan teror di dunia pada tahun 2006 berlangsung di Irak.

Laporan itu menyebutkan, di seluruh dunia terjadi 14.338 serangan tidak termasuk serangan terhadap tentara Amerika di Irak.

Angka itu merupakan peningkatan 29 % dibandingkan tahun sebelumnya.

Inspektur jenderal itu dibentuk Kongres tahun 2004 sesudah laporan meluasnya penggelapan dan pemborosan dalam upaya pembangunan kembali Amerika di Irak.

Lembaga itu menerbitkan laporan setiap kuartal situsi di Irak, sebagian besar mengadukan kelemahan serius dalam kemajuan disana meskipun sudah mengeluarkan adna hampir 400 milyar dollar.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy