|
Paul Wolfowitz minta maaf | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Presiden Bank Dunia Paul Wolfowitz meminta maaf atas "kesalahan" soal promosi dan kenaikan gaji seorang teman yang memiliki hubungan romantis dengan dirinya. Shaha Riza dipindah ke Departemen Luar Negeri ketika Wolfowitz mengisi jabatan puncak di Bank Dunia tahun 2005. Namun, asosiasi staff Bank Dunia mengatakan, dia saat itu menerima kenaikan gaji dan kenaikan pangkat yang "sangat tidak sejalan" dengan ketentuan untuk staff lembaga tersebut. Kontroversi ini muncul menjelang pertemuan gabungan Bank Dunia dan IMF. Wolfowitz juga mengatakan, dia akan menerima tindakan apa pun yang diajukan oleh Dewan Bank Dunia. Bos Bank Dunia, yang mantan wakil menteri pertahanan AS, menerapkan pandangan antikorupsi yang sangat keras. Kritik terbaru ini mengancam gerakan yang secara pribadi dilancarkan Wolfowitz untuk memerangi korupsi dan tata kepemerintahan yang buruk. Tanggungjawab Sebelumnya, Wolfowitz mengatakan menerima "tanggungjawab penuh" atas kasus ini. Namun, dia menambahkan, urusan ini diserahkan kepada komite "yang menanganinya dan saya nyaman dengan hal itu". Namun, hari Kamis dia mengatakan: "Saya membuat kekeliruan yang saya sesali." Riza menjadi staf komunikasi tingkat tinggi di Bank Dunia yang bertugas di seksi Timur Tengah. Ketika Wolfowitz mengambil alih kursi presiden Bank Dunia pertengahan tahun 2005, Riza, yang telah bekerja di lembaga itu selama 8 tahun, dipindahkan ke Departemen Luar Negeri AS, untuk menghindarkan konflik kepentingan. Namun, kenaikan tajam gaji bebas pajak Riza menjadi 193.000 dolar, lebih tinggi dari gaji 186.000 yang diterima Menlu Condoleezza Rice sebelum pajak, memicu kemarahan para karyawan lain Bank Dunia. Dalam memo kepada para anggotanya awal bulan April, Asosiasi Bank Dunia mengatakan, laju kenaikan pangkat dan gaji "sangat tidak sejalan dengan" peraturan lembaga dunia tersebut. "Manajemen senior menyerukan tata kepemerintahan yang baik," kata memo itu. "Agar kredibel, manajemen senior harus menjadi contoh perilaku yang dianutnya." | Wolfowitz pimpin Bank Dunia01 Juni, 2005 | Berita Dunia | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||