|
Sekjen PBB ingin dialog Libanon | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon meminta agar para pemimpin Libanon melakukan dialog untuk mengakhiri ketegangan selama berbulan-bulan yang menyebabkan krisis politik. Ketika berbicara di ibukota Beirut, Ban Ki-moon mengatakan salah satu prioritasnya adalah mencapai stabilitas dan persatuan di Libanon. Sekjen PBB bertemu dengan tokoh-tokoh oposisi yang didukung oleh Suriah dan dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Fouad Siniora serta pemimpin mayoritas di parlemen, Saad Hariri. Kematian ayah Saad Hariri, Rafik Hariri, adalah penyebab utama perpecahan di Libanon dan menjadi subyek penyelidikan PBB yang terus berlangsung. Rafik Hariri tewas akibat bom mobil pada bulan Februari 2005. Penyelidikan PBB sampai sejauh ini mengisyaratkan ada keterlibatan para pejabat dinas rahasia Suriah, meski hal ini dibantah oleh Damaskus. Penjaga perdamaian Krisis saat ini berakar pada krisis yang muncul pada bulan November ketika enam menteri pro Suriah mengundurkan diri karena PBB membentuk pengadilan untuk mengadili para tersangka pembunuhan Hariri. Ban Ki-moon mengatakan para pemimpin Libanon harus melakukan "dialog" untuk mencapai "rekonsiliasi nasional". Dia sudah bertemu dengan Nabih Berri, ketua parlemen dan tokoh berpengaruh di oposisi yang didukung oleh Suriah. Sekjen PBB juga dijadwalkan untuk menemui pejabat Hizbullah yang pro Suriah, Mohammed Fneish, satu dari enam menteri yang mengundurkan diri. Selain itu, Ban Ki-moon juga akan berbicara dengan Perdana Menteri Fouad Siniora dan Saad Hariri. Berbagai cara untuk mengakhiri krisis dan masa depan pengadilan PBB dalam kasus Hariri akan menjadi inti pembicaraan mereka. "Saya menekankan komitmen kami untuk mendirikan pengadilan di Libanon secepatnya," kata Ban Ki-moon setelah pertemuannya dengan Nabih Berri. Kemarahan setelah kematian Rafik Hariri memaksa Suriah mengakhiri dominasi militernya di Libanon yang telah berlangsung selama 29 tahun. Pada hari Sabtu, Ban Ki-moon dijadwalkan akan berkunjung ke Libanon selatan untuk menemui pasukan penjaga perdamaian PBB yang ditugaskan di sana sejak akhir konflik Hizbullah-Israel tahun lalu. | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||