BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 09 Maret, 2007 - Published 20:11 GMT
 
Email kepada teman Versi cetak
Kotak hitam Garuda dianalisis
 
garuda
Lebih 20 tewas dalam kecelakaan pesawat Garuda di Yogyakarta
Kotak hitam perekam penerbangan Garuda yang terbakar di Yogyakarta hari Selasa, saat ini sedang dianalisis di Australia.

Kota hitam itu tiba Australia hari Jumat, 9 Maret.

Para pakar sedang memeriksa kotak hitam itu guna merangkai kembali apa yang terjadi ketika Boeing 737-400 dengan nomor perbangan GA-200 itu mencoba mendarat di bandara Yogyakarta.

Para penyelidik mengatakan mereka mengharapkan hasil awal penetlian kotak hitam itu bisa diperoleh dalam beberapa hari ini.

Gangguan teknik dan kesalahan manusia disebut-sebut oleh pihak yang berwenang sebagai kemungkinan penyebab kecelakaan ini.

Kapolri sudah menegaskan bahwa kebakaran pesawat Garuda itu bukan disebabkan oleh sabotase seperti pernah dikhawatirkan oleh banyak pihak, termasuk Presiden Susilo Bambang Yuhdoyono sendiri.

Tetapi Kapten Stephanus Geraldus, ketua persatuan pilot Garuda, mengatakan jangan dulu dibuat kesimpulan sebelum kotak hitam dianalisis.

Perekam suara di kokpit dan perekam data penerbangan mengalami kerusakan dalam kebakaran yang melada pesawat, namun para penyelidik yakin mereka masih bisa mendapatkan informasi dari kedua perekam itu.

Neil Campbell dari Biro Keselamatan Angkutan Australia mengatakan, "Kita akan melihat bagaimana awak beroperasi sewaktu mendekati landasan, apakah ada hal yang tidak biasa, apakah ada peringatan di kabin, dan sebagainya."

"Dari perekam data penerbangan kita bisa mengetahui kecepatan pada saat mendekati landasan, pengurangan ketinggian, kondisi mesin, dll. Semua itu informasi yang sangat berguna," kata Campbell.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy