http://www.bbc.com/indonesian/

28 Februari, 2007 - Published 20:59 GMT

Tahanan CIA diduga 'hilang'

Sebanyak 38 orang diyakini ditahan di penjara-penjara rahasia CIA - atau disebut situs-situs hitam - telah hilang, demikian laporan kelompok pegiat hak asasi manusia Amerika Serikat.

Laporan Human Rights Watch (HRW) juga menyertakan tuduhan penyiksaan terhadap tersangka yang ditahan di tempat rahasia lebih dari dua tahun.

HRW meminta Presiden Amerika Serikat George W Bush untuk mengumumkan lokasi para tahanan ini dan menutup semua situs-situs hitam itu.

Tahun lalu Bush mengatakan penjara itu telah semuanya ditutup dan tidak digunakan untuk penyiksaan.

Tahanan 'hilang'

Dalam pidato televisi September lalu, Bush mengakui bahwa 14 orang ditahan di penjara rahasia CIA yang digunakan untuk metode interogasi yang "keras" namun "sesuai hukum dan perlu".

"Amerika Serikat tidak menyiksa mereka," ujar Bush saat itu. "Pemeriksaan sesuai dengan undang-undang kami dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai kami. Saya tidak memberikan otoritas atas penahanan itu dan tidak akan memberikan otoritas."

Dia mengatakan, para tahanan itu telah dipindahkan ke kamp militer Guantanamo, Kuba dan CIA tidak menahan tersangka teror lagi.

Namun dalam laporan yang diterbitkan hari Selasa, HRW menyebut 38 nama yang diyakini ditahan di penjara rahasia CIA yang sekarang hilang.

Mengutip sumber intelejen, surat kabar The Washington Post menyatakan, lebih dari 60 orang telah ditahan di penjara-penjara itu sejak tahun 2001.