http://www.bbc.com/indonesian/

27 Februari, 2007 - Published 21:25 GMT

Cina buat anjlok saham dunia

Pasar saham dunia anjlok dengan indeks Dow Jones turun lebih 500 angka, sementara FTSE mencatat kerugian besar.

Aksi jual dipicu penurunan hampir sembilan persen Indeks Shanghai, sementara penanam modal khawatir Cina kemungkinan akan membatasi permintaan.

Dow Jones mencatat penurunan 507,00 angka atau empat persen pada 12.124,27 saat perdagangan sore hari di Wall Street.

FTSE 100 London ditutup dengan penurunan 2,3 persen atau 148,6 poin pada 6.286.

Sebelumnya, indeks Hang Seng Hong Kong mengakhiri perdagangan turun 1,8%, sementara indeks Nikkei anjlok 0,5%.

"Pasar Amerika dan dunia sudah berminggu minggu tidak mengalami koreksi," kata Fred Dickson dari DA Davidson.

"Mereka sepertinya siap sedikit mundur."

Pertumbuhan sehat

Cina adalah salah satu pasar utama bagi sejumlah investor sementara ekonomi negara tersebut tumbuh dengan kuat dan pemerintah menjual saham sejumlah perusahaan besar dan menarik.

Meskipun demikian pemerintah mencari jalan untuk mengurangi pertumbuhan untuk mencegah ekonomi terlalu panas. Sejumlah investor khawatir hal ini akan menimbulkan peraturan yang lebih ketat yang akhirnya akan membatasi penanaman modal di pasar saham.

Pada saat yang sama muncul kecemasan tentang suku bunga yang harus dinaikkan untuk membatasi pertumbuhan ekonomi dan harga, semakin mempengaruhi permintaan dalam negeri akan saham.

"Perusahaan asing yang sangat aktif di Cina mengalami pengaruh negatifnya," kata Peter Dixon dari Commerzbank.

"Perusahaan perusahaan ini terutama akan menderita jika keadaan memburuk di pasar Cina."

Standard Chartered, lembaga peminjaman yang memusatkan kegiatan pada pasar baru, sahamnya turun 4% pada harga 1.450 pence.