http://www.bbc.com/indonesian/

25 Februari, 2007 - Published 15:55 GMT

Cara 'atasi stres akibat gempa'

Mesin simulasi gempa bumi bisa amat membantu mengurangi gejala stres pasca trauma (post-traumatic stress) pada orang-orang yang pernah mengalami bencana ini, menurut sebuah penelitian.

Para peneliti dari Inggris dan Turki mengembangkan mesin simulasi, yang bisa dikendalikan, dan mengatakan mesin ini bisa mengurangi gejala stres lebih baik dari penyuluhan.

Studi yang diterbitkan di sebuah jurnal ilmu psikologi, para peneliti mengatakan mesin simulasi itu bisa digunakan di negara-negara yang rawan akan gempa.

Mesin dibangun dengan bentuk rumah kecil yang ditempatkan di atas "meja guncang" - yang menggunakan mekanisme motor.

Sebuah program komputer digunakan untuk mengendalikan simulasi gempa bumi, namun kecepatan dan intensitas guncangan bisa diatur dan dihentikan setiap saat dengan memakai alat pengendali dari jarak jauh.

Studi awal menunjukkan bahwa delapan dari 10 orang yang selamat dari gempa tahun 1999 di Turki yang menggunakan alat simulasi ini memperlihatkan pengurangan gejala stres pasca trauma tiga tahun kemudian.

'Ongkos efektif'

Pada studi kedua ini, 31 korban yang selamat dari gempa yang sama dan menderita stres pasca trauma dirawat dengan menjalani satu sesi di mesin simulasi atau serangkaian sesi dengan psikolog.

Mereka yang berobat ke psikolog diarahkan untuk mengatasi keadaan yang mereka takuti, seperti takut masuk ke dalam gedung atau tidur di dalam ruang tertutup.

Mereka diteliti selama dua tahun.

Hasilnya adalah gejala pada orang-orang yang menggunakan alat simulasi membaik lebih dari 20% dibandingkan mereka yang menjalani perawatan psikolog.

Dr Mertin Basoglu, yang mengepalai studi ini, mencetuskan gagasan simulasi ini.

"Saya memperhatikan orang-orang yang selamat dari gempa bumi takut jika tempat mereka berada bergetar, misalnya di dalam rumah kayu saat angin kecang atau ketika truk besar melintas."

Dia menemukan mesin simulasi yang ada seharga sekitar $500.000, jadi dia memutuskan untuk membuat alat sendiri dengan harga sekitar $100.000.

Dr Basoglu, yang bekerja di Insititu Psikiater di London dan Pusat Penelitian dan Terapi Tingkah Laku di Turki, mengatakan penelitiannya menunjukkan bahwa alat simulasi itu adalah "pengobatan yang manjur".

"Di masa depan, mesin ini bisa menjadi bagian dari perawatan kesehatan jiwa yang bisa diberikan kepada para korban gempa bumi."