BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 28 Februari, 2007 - Published 15:22 GMT
 
Email kepada teman Versi cetak
Iran mau ikuti pertemuan
 
Pasukan Amerika di Irak
Amerika menuduh Iran membantu militan Syiah di Irak
Iran mengatakan bersedia untuk ikut serta dalam pembicaraan keamanan di Baghdad yang juga diikuti AS, jika "untuk kepentingan Irak".

Pejabat senior Iran, Ali Larijani mengatakan Teheran sedang meninjau kembali proposal itu namun mengatakan mereka mendukung "semua upaya untuk memecahkan masalah di Irak".

Para pengamat mengatakan pernyataan ini positif namun tidak sepenuhnya menerima ajakan untuk berdialog.

Amerika Serikat mengatakan pihaknya akan menghadiri pembicaraan tersebut yang juga diikuti oleh Suriah dan Iran - yang oleh Amerika dituduh memicu bentrokan kekerasan di Irak.

Pertemuan direncanakan akan dilakukan pada pertengahan Maret dan juga akan mengikutsertakan para anggota Dewan Keamanan PBB, Liga Arab dan negara-negara tetangga Irak.

Pertemuan diharapkan akan mengurangi tingkat kekerasan sektarian di Irak.

Diplomasi ditegaskan kembali

Ali Larijani, kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi mengatakan: "Kami sedang melihat kembali proposal ini. Kami mendukung upaya untuk menyelesaikan masalah di Irak dengan segala cara dan kami akan menghadiri konperensi."

Ali Larijani
Iran akan hadir jika pembicaraan "untuk kepentingan Irak", kata Larijani

"Kami merasa keamanan Irak terkait dengan semua negara-negara tetangganya dan mereka harus membantu menyelesaikan masalah ini."

Wartawan BBC Pam O'Toole mengatakan Iran mungkin menyatakan kesediaan sementara mereka karena ingin berusaha mengetahui isi agenda Amerika.

Amerika belakangan ini meningkatkan tekanan mereka terhadap Iran, dengan menuduh Teheran memasok senjata bagi para militan Syiah di Irak untuk digunakan menyerang pasukan AS, namun tuduhan ini dibantah keras oleh Iran sebagai "propaganda tidak berdasar".

Namun pemerintah Amerika mendapat tekanan dari Kongres dan dari temuan badan pengkajian Kelompok Studi Irak untuk mengikutsertakan Suriah dan Iran dalam dialog tentang Irak.

Amerika dan Iran terakhir kalinya melakukan pembicaraan informal adalah pada akhir tahun 2004 ketika Menteri Luar Negeri AS saat itu Colin Powell dan mitranya dari Iran, Kamal Kharrazi duduk bersebelahan pada jamuan makan malam di Sharm el-Sheikh, Mesir.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy