BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 04 Desember, 2006 - Published 12:45 GMT
 
Email kepada teman Versi cetak
'Seribu lebih' tewas di Filipina
 
Tim penyelamat
Harapan untuk mencari warga yang selamat menipis
Lebih dari 1.000 orang dikhawatirkan tewas di Filipina setelah angin topan menyebabkan tanah longsor dan lumpur yang menenggelamkan beberapa desa.

Sekitar 450 orang diyakini tewas dan 600 orang masih hilang setelah hujan deras menyebabkan lumpur turun dari sekitar gunung berapi Mayon, kata para pejabat.

Presiden Gloria Arroyo menyatakan keadaan bencana nasional.

Topan Durian sekarang bergerak ke arah Vietnam, yang mendorong puluhan ribu orang dievakuasi.

Lumpur tebal

Sampai hari Senin, angka resmi yang dikeluarkan menyatakan 450 orang tewas, 507 orang luka-luka dan 599 lainnya masih belum ditemukan.

Harapan untuk menemukan warga yang selamat semakin tipis.

Desa tertimbun lumpur
Lumpur tebal menelan beberapa desa yang biasanya hijau

"Untuk saat ini, tidak ada lagi. Maaf," kata Juan Garcia, walikota Guinobatan yang terkena bencana, sewaktu ditanyakan tentang orang yang selamat.

"Hampir mustahil. Mereka tertimbun pasir dan batu. Saya tidak yakin mereka bisa bertahan. Tidak mungkin ada yang selamat," tambahnya.

Beberapa desa ditelan oleh lumpur yang keluar dari sekitar gunung Mayon, sekitar 350 km di tenggara ibukota Manila.

Upaya bantuan terhambat karena beberapa tempat sulit dijangkau. Regu penyelamat harus berjalan selama berjam-jam untuk mencapai daerah bencana dan menggunakan tangan telanjang untuk menarik jenasah dari kubangan lumpur tebal.

Pemakaman pertama para korban dilakukan Sabtu malam, karena jenasah membusuk akibat suhu panas. Beberapa jenasah dimakamkan bersama dalam satu liang lahat untuk mencegah penyebaran penyakit.

Lebih dari 40.000 orang kehilangan tempat tinggal, dan banyak dari mereka yang tinggal di penampungan sementara di beberapa sekolah dan gereja.

 
 
Tanah longsor Filipina 'bencana'
03 Desember, 2006 | Berita Dunia
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy