http://www.bbc.com/indonesian/

31 Oktober, 2006 - Published 10:35 GMT

AS sambut niat Cina-ASEAN

Amerika Serikat menyambut baik keinginan Cina untuk menjalin hubungan militer lebih dekat dengan negara-negara di Asia Tenggara.

"Dialog dan kerjasama semacam ini dapat meningkatkan keterbukaan dan mendorong stabilitas," kata jurubicara Departemen Luar Negeri AS Sean McCormack.

Pernyataan ini adalah untuk menanggapi permintaah Perdana Menteri Cina Wen Jiabao, dalam pertemuan dengan para pemimpin ASEAN di Nanning, bahwa Beijing ingin meningkatkan kerjasama militer.

Selama ini AS sering meminta Cina untuk lebih terbuka tentang rencana militernya.

'Perluasan dialog'

PM Cina Wen Jiabao mengutarakannya pada KTT dengan pemimpin dari 10 negara ASEAN di Beijing pada hari Senin.

"Kita harus memperluas dialog dan kerjasama militer serta membentuk kerjasama pertahanan," kata Wen Jiabao dalam pidatonya.

Menanggapi permintaan ini, McCormack mengatakan "meski ASEAN bukan organisasi keamanan, bekerjasama dengan negara-negara lain di kawasan dalam bidang keamanan bisa menjadi langkah yang positif, selama hal ini dilakukan dengan terbuka dan tidak eksklusif".

Washington juga kembali menyatakan harapannya bahwa Beijing akan menjadi lebih tranparan berkaitan dengan strategi, doktrin dan anggaran militernya.

AS berulang kali menuduh Cina mengungkapkan anggaran pertahanan yang lebih kecil dari sebenarnya, dan Washington sudah beberapa kali mengeluarkan peringatan tentang militer Cina yang terus berkembang.

Cina menanggapi tuduhan semacam itu dengan mengatakan mereka bukan sebuah ancaman, dan menuduh Amerika mencari alasan untuk menjual senjata ke Taiwan.

Cina menganggap Taiwan sebagai provinsi yang membangkang dan bersumpah untuk menyerangnya jika Taiwan berusaha menyatakan diri merdeka secara resmi.