|
Polisi Sulteng tangkap 15 orang | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Polisi Indonesia telah menahan sedikitnya 15 orang sebagai tersangka kerusuhan Poso. Menurut polisi mereka telah lama menjadi sasaran operasi keamanan polisi karena diduga terlibat dalam serangkaian kejadian teror di Poso. Kapolda Sulawesi Tengah Badrodin Haiti, mengatakan ke-15 orang ini adalah anggota Jemaah Islamiyah. Mereka sebenarnya sudah ditahan beberapa bulan lalu, namun polisi masih menunggu sebelum mengumumkan penahanan mereka karena masih mencari bukti-bukti lebih lanjut. Polisi saat ini juga masih mengejar 26 orang lainnya yang diduga terkait dengan 15 tersangka itu. Badrodin Haiti mengatakan berdasarkan pemeriksaan polisi, ke-15 orang itu terlibat dalam 13 aksi kekerasan termasuk pemboman di Tentena, penembakan seorang pendeta, peledakan Gereja Anugrah dan perampokan. "Berdasarkan bukti dan keterangan para anggota kelompok, pemimpin dari 15 orang itu adalah pimpinan Jemaah Islamiyah di wilayah Poso dan Palu," tambah Kapolda Sulawesi Tengah itu. | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||