BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada:
 
Email kepada teman Versi cetak
Kekerasan Baghdad belum 'turun'
 
Dampak tindak kekerasan di Baghdad
Pembunuhan terkait aksi sektarian dan pemberontakan
Departemen kesehatan Irak mengatakan lebih dari seribu lima ratus orang tewas dalam serangan di Baghdad bulan lalu.

Angka itu jauh lebih tinggi jika dibandingkan yang sebelumnya diperkirakan, dan hanya lebih rendah sedikit dibandingkan jumlah korban tewas di ibukota Irak itu bulan Juli.

Para pejabat Amerika sebelumnya mengatakan operasi keamanan baru di Baghdad berhasil secara dramatis mengurangi jumlah korban tewas.

Dalam kekerasan terakhir, tiga orang tewas dalam serangan bom di kawasan Karrada.

Pemboman ini tampak ditujukan terhadap seorang perwira polisi setempat, yang lolos dari serangan.

Revisi data

Kementerian kesehatan Irak mengatakan, catatan terbaru kematian akibat tindak kekerasan di Baghdad untuk bulan Agustus menunjukkan 1.536.

Angka ini hampir tiga kali taksiran yang diterbitkan kementerian tersebut pekan lalu.

Para wartawan mengatakan, ini menunjukkan tingkat pembunuhan terkait dengan aksi sektarian dan pemberontakan hampir-hampir tidak berkurang.

Bulan lalu, jurubicara militer AS di Irak, Mayor Jenderal William Caldwell mengatakan, tingkat tindak kekerasan di Baghdad menurun secara signifikan dari bulan Juli dan Agustus.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy