BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 31 Agustus, 2006 - Published 20:27 GMT
 
Email kepada teman Versi cetak
Pendonor janjikan bantuan besar
 
Libanon
Pembangunan kembali Libanon
Konperensi pendonor Libanon di Stockholm menjanjikan lebih 940 juta dolar, kata menteri luar negeri Swedia Jan Eliasson.

Para penyelenggara konperensi bantuan menetapkan target sebesar 500 juta dolar.

Janji baru ini membuat jumlah dana yang dikumpulkan untuk membantu pembangunan kembali Libanon berjumlah 1,2 milyar dolar.

Perdana menteri Fouad Sinioara mengatakan kepada pertemuan tersebut negaranya mengalami kerusakan milyaran dolar dalam perang Israel-Hisbulah selama 34 hari.

Sinioara mengatakan usaha perbaikan Libanon dari perang saudara "hancur dalam beberapa hari".

Perbedaan besar

Pemerintah Libanon sebelumnya mengatakan nilai kerusakan sebesar 3,6 milyar dolar.

Sekitar 15 ribu rumah rusak karena konflik. Mereka meminta 75 juta dolar untuk perumahan sementara dan 30 juta dolar untuk memperbaiki jalan utama dan jembatan.

Menteri dari lebih 60 negara menghadiri konperensi, disamping pejabat PBB, Bank Dunia, Dana Moneter Internasional dan Palang Merah.

KERUSAKAN LIBANON
Infrastruktur: 15.000 rumah, 78 jembatan dan 630km jalan
Pertanian: tanaman sampai 185 juta dolar, unggas 1 juta, 25.000 kambing dan domba hilang
Ekonomi: ramalan pertumbuhan sebesar 6% tidak akan tercapai, pengangguran meningkat

Menteri luar negeri Swedia mengumumkan jumlah dana yang terkumpul pada konperensi pers di Stockholm dan mengatakan "konperensi akan memenuhi sasarannya jauh diatas harapan".

Siniora menyatakan "rasa terima kasihnya" kepada negara pendonor.

"Banyak yang sudah dilakukan seminggu ini untuk memelihara kehormatan Libanon, dan untuk menghentikan agresi," katanya.

Pada akhir pertemuan peserta mengeluarkan pernyataan mendesak Israel untuk menghentikan blokade udara dan laut, dengan mengatakannya sebagai "penghalang utama proses perbaikan".

Israel menerapkan blokade agar milisi Hisbulah tidak menerima senjata setelah perang dengan Libanon pecah tanggal 12 Juli.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy