|
Tamu bar boleh pukuli staff | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Sebuah bar di Nanjing Cina timur menawarkan gagasan baru untuk menarik pelanggan - mereka diperkenankan memukuli staff. Tempat hiburan itu bernama The Rising Sun Anger Release Bar. Pengelola bar mengizinkan pengunjung memecahkah gelas, memaki-maki dan bahkan memukul pelayan baru yang telah mendapat latihan khusus, lapor media milik pemerintah Cina. Pemilik bar, Wu Gong mengatakan kepada China Daily dia memperoleh ilham untuk membuka bar saat bekerja sebagai pekerja migran. Sebagian tamu bar adalah wanita yang bekerja di sektor industri jasa atau hiburan, tutur Wu. Bar ini mempekerjakan 20 orang, yang dibekali perlengkapan pelindung dan latihan fisik untuk mempersiapkan diri bekerja di bar ini. Tamu bisa meminta mereka untuk mengenakan busana seperti sosok orang yang ingin mereka hajar. 'Gagasan menarik' Orang yang berlalu-lalang memberikan tanggapan beragam terhadap gagasan pengusaha bar ini. "Tekanan dalam masyarakat dewasa ini berasal dari mana-mana, dari keluarga atau pekerjaan, dari bos atau pacar anda. Kami tidak punya tempat untuk melampiaskan kemarahan," kata Chen Liang yang berprofesi sebagai tenaga penjual. "Ide memukuli orang yang dirias seperti bos anda tampaknya menarik," katanya. Tapi, Liu Yuanyuan, mengatakan, tindak kekerasan bukanlah jawabannya. "Jika orang merasa marah, mereka semestinya menyesuaikan gaya hidup atau mencari bantuan psikologis," katanya kepada koran China Daily. Namun, Wu juga sanggup menutup kebutuhan tersebut. Untuk kasus stress paling berat, jasa konseling juga ditawarkan oleh mahasiswa psikologi yang direkrut dari universitas-universitas setempat. | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||