BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 09 Februari, 2006 - Published 11:08 GMT
 
Email kepada teman Versi cetak
Bunuh diri internet di Jepang naik
 
Korban bunuh diri di Jepang
Internet mambantu orang bunuh diri bersama
Angka warga Jepang yang bunuh diri untuk memenuhi sumpah bunuh diri yang dilakukan di internet tahun lalu meningkat tajam.

Polisi mengatakan pada tahun 2005, 91 orang bunuh diri, dibandingkan 55 orang tahun 2004 dan 34 orang pada tahun 2003, saat pencatatan peristiwa ini dimulai.

Rasa prihatin akan peningkatan ini mendorong perusahaan penyedia jasa internet meningkatkan pengawasan. Mereka kini melaporkan situs yang diduga merupakan ajang warga melakukan sumpah bunuh diri kepada pihak berwenang.

Jepang merupakan salah satu negara di dunia yang memiliki angka bunuh diri tertinggi, dan ajang sumpah bersama ini tampaknya menarik bagi mereka yang takut untuk mati sendirian.

Data polisi menunjukkan bahwa tahun lalu terdapat 34 sumpah bunuh diri di internet. Dari 91 orang yang bunuh diri itu, 54 adalah kaum pria, dan 37 wanita, dan sebagian besar berusia 20 an dan 30 an tahun.

Akan tetapi angka ini sekarang mungkin menurun. Dua puluh dari 34 kasus terjadi dalam tiga bulan tahun lalu, sebelum perusahaan penyedia jasa internet bekerja sama dengan pihak berwenang dalam mengatasi masalah itu.

Pada satu kasus yang terjadi di bulan Februari tahun lalu, tiga pria dan tiga wanita yang berhubungan lewat internet, mengunci diri di dalam mobil dan menyalakan arang, sehingga mereka tewas akibat keracunan karbon monoksida.

Buku petunjuk

Aksi bunuh diri menjadi topik yang paling dibicarakan di situs-situs Jepang, dan bahkan ada buku petunjuk mengenai tempat terbaik untuk bunuh diri.

Pihak berwenang mempertimbangkan menutup atau mengatur situs-situs itu.

Namun penyelenggara situs sumpah bunuh diri mengatakan mereka menawarkan jasa untuk menolong mereka yang merasa tidak punya harapan masa depan.

Jumlah kaum muda Jepang yang merasa terasing dari dunia modern semakin meningkat. Beberapa ribu orang disebut dengan "hikikomori" - orang yang mengasingkan diri, tidak pernah keluar kamar, dan hanya mencari hiburan dari internet.

Akan tetapi sumpah bunuh diri lewat internet ini hanya berjumlah kecil dari keseluruhan angka bunuh diri di Jepang.

Kantor Polisi Nasional menyatakan bahwa pada tahun 2003 lebih dari 34.000 orang bunuh diri, naik lebih dari 7 persen dari tahun sebelumnya.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy