BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 05 Agustus, 2005 - Published 10:04 GMT
 
Email kepada teman Versi cetak
Sungai di Italia 'penuh kokain'
 
Bubuk kokain
Hasil itu menunjukkan kokain biasa digunakan di daerah-daerah yang diteliti
Para ilmuwan menemukan endapan kokain dalam jumlah besar di sebuah sungai di Italia utara, menunjukkan penggunaan kokain yang jauh lebih tinggi dari yang diperkirakan.

Mereka mengatakan menemukan endapan yang jumlahnya setara dengan 40.000 dosis per hari di Lembah Po, yang dihuni sekitar lima juta orang.

Penelitian yang diterbitkan oleh majalah Environmental Health dari Inggris ini melakukan tes terhadap pembuangan kotoran dan sungai-sungai untuk mengetahui tingkat hasil sampingan metabolisme kokain.

Tim peneliti mengatakan, tes itu harus dipertajam lagi sebelum diterapkan dalam skala besar.

Zat kimia yang ditemukan dalam air seni para pengguna kokain bernama benzoylecgonine, atau BE.

Zat itu dihasilkan oleh kokain yang melewati proses metabolisme.

'Mengejutkan'

Laporan baru itu menunjukkan bahwa berbagai penelitan lain mengenai penggunaan kokain di Italia, terutama berdasarkan penelitian terhadap penduduk dan statistik kejahatan, terlalu optimistik.

Menurut perkiraan pejabat setempat, warga yang tinggal di sekitar Lembah Po menggunakan sekitar 15.000 dosis kokain per bulan.

Namun penelitian itu mengklaim penggunaan kokain sebenarnya di daerah itu tiga kali lipat dari jumlah tersebut.

Tim tersebut, yang dipimpin oleh Dr Ettore Zuccato dari Institut Mario Negri bagi Penelitian Farmakologi di Milan mengatakan, mereka terkesima oleh penemuan itu, yang dampak ekonomisnya digambarkan sebagai "mengejutkan".

"Jumlah besar kokain (sedikitnya 1.500kg) yang digunakan per tahun di lembah Sungai Po yang kami dapat dari hasil penelitian kami nilai pasarannya sekitar 150 juta dollar," kata para ilmuwan dalam jurnal itu.

Mereka berharap dalam waktu dekat, mereka akan dapat mengembangkan tes-tes serupa untuk menilai jumlah sebenarnya pengguna ganja dan kokain.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy