BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 11 Maret, 2005 - Published 08:40 GMT
 
Email kepada teman Versi cetak
Madrid kenang korban pemboman KA
 
Prasasti nama korban pemboman KA Madrid
Prasasti nama korban pemboman KA Madrid 11 Maret 2004
Warga di seluruh Spanyol memperingati ulangtahun pertama pemboman kereta api Madrid, yang memakan 191 korban, dan mencederai 1.800 orang.

Lonceng 650 gereja di seluruh ibukota Spanyol dibunyikan selama 5 menit pada pukul 07.37 (06.3 GMT), yakni saat terjadinya ledakan pertama dari 10 ledakan yang dikoordinasikan yang ditujukan terhadap kereta api yang dipadati commuter.

Warga mengheningkan cipta pada tengah hari sebelum peresmian Park of the Absent di Madrid, tempat sejumlah pohon ditanam untuk mengenang para korban.

Sebagian korban yang selamat memboikot peringatan, dan mengeluh peringatan satu tahun pemboman itu menjadi sasaran manipulasi politik.

Ledakan itu terjadi tiga hari menjelang pemilihan umum, yang belakangan mengantar kelompok Sosialis menggusur Partai Rakyat, PP, yang berhaluan sayap kanan pimpinan PM saat itu, Jose Maria Aznar.

Pemerintah mula-mula menuding kelompok separatis Basque Eta bertanggungjawab atas serangan itu. Kekeliruan itu diyakini banyak pihak ikut menjadi faktor dalam kekalahan Partai Rakyat.

PP masih yakin mungkin serangan itu memiliki hubungan dengan Eta, dan keyakinan ini menyebabkan perselisihan tajam dengan kubu Sosialis yang memerintah saat ini.

Sebuah kelompok Maroko, yang terkait dengan al-Qaeda, mengaku bertanggungjawab atas serangan itu, dan sebagian besar mereka yang ditahan adalah warga Maroko.

Tim penyelidik Spanyol mengatakan mereka kini mengukuhkan segi-segi utama serangan ini dalam penyelidikan yang meliputi enam negara.

Boikot korban

Misa khusus digelar di seluruh negara dan warga mengheningkan cipta 5 menit, sementara Raja Spanyol, Juan Carlos dan Ratu Sofia meresmikan Park of the Absent.

Inspektur KA, Francisco Javier Zamarra, yang bekerja di stasiun KA Atocha, Madrid, mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa dia memperkirakan Jumat menjadi hari menyedihkan.
 Ini memang sudah berlalu 365 hari. [Tapi] Hari ini akan menyedihkan
 
Francisco Javier Zamarra

"Saya akan mencoba mengatasinya, tapi kita akan lihat nanti. Ini memang sudah berlalu 365 hari. [Tapi] Hari ini akan menyedihkan," katanya

Wartawan BBC di Madrid Katya Adler mengatakan, pidato politik tidak akan mewarnai hari Jumat.

Warga yang selamat dari pemboman, dan keluarga korban meninggal telah meminta semua pihak menghormati hari berduka.

Perhimpunan Korban Pemboman Madrid mengatakan memutuskan memboikot semua acara.

Anggota kelompok itu mengeluh penderitaan mereka dijadikan sepakbola politik, sementara partai-partai politik utama masih bertikai soalh siapa yang telah memanfaatkan perkembangan seputar pemboman untuk meraih suara dalam pemilihan umu tiga hari pasca pemboman.

Kampanye anti-teror

Sepuluh bom meledak di empat rangkaian kereta api pagi hari 11 Maret 2004, yang kemudian disebut warga Spanyol sebagai "11 September kami", dengan mengacu ke serangan 11 September 2001 di Amerika Serikat.

Lebih dari 100 orang ditahan, dan 22 di antara mereka masih di penjara untuk menunggu pengadilan.
 Terorisme tidak bisa diterima dalam situasi apa pun dan dalam budaya apa pun
 
Kofi Annan, Sekjen PBB

Jaksa dalam kasus ini mengatakan tidak diragukan bahwa militan muslim berada di belakang pemboman ini.

Spanyol telah mendirikan sebuah pusat koordinasi aktivitas anti-terorisme, yang mempersatukan berbagai unit pasukan keamanan dan badan keamanan di seluruh negara itu.

Dalam pertemuan puncak anti-teror di Madrid, Sekjen PBB, Kofi Annan mengatakan, terorisme harus dilarang dalam segala bentuknya.

"Harus jelas-jelas ditegaskan, oleh semua otorita moral dan politik, bahwa Terorisme tidak bisa diterima dalam situasi apa pun dan dalam budaya apa pun, " kata Annan.

Panitia merencanakan konferensi ini bertepatan dengan ulangtahun serangan Madrid untuk "menghormati warga berani Madrid yang menderita kesedihan tak terperikan sejak serangan 11 Maret, dan menentukan jalan ke depan".

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy