|
Kasus 27 Juli akan diangkat lagi | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Kasus serangan terhadap kantor PDI di Jakarta yang dikenal dengan peristiwa 27 Juli kini kembali dibuka setelah kemarin diadakan gelar perkara oleh tim koneksitas yang menangani kasus tersebut. Namun kepolisian membantah hal ini ada kaitannya dengan pencalonan Susilo Bambang Yudhoyono dalam pemilihan presiden. Saat itu Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Kasdam Jaya Jakarta dan sebelumnya ia sudah pula pernah diperiksa sebagai saksi. Kepada BBC Siaran Indonesia. Wakil Kepala Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri, Brigjen Dadang Garnida, mengatakan berkas perkara sudah lengkap, namun masih ada yang memerlukan pelengkapkan dalam waktu satu minggu. "Dari dulu perkara ini sudah diproses, namun ada semacam kemacetan, tapi selama ini kami dikejar-kejar DPR terus soal kelanjutan kasus ini. Jadi bukan karena masalah politik." kata Dadang Garnida. |
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||