03 November, 2003 - Published 13:54 GMT
Amerika Serikat adalah negara yang paling kuat dalam perekonomian dan kekuatan militer.
Negara ini juga adalah sumber utama dunia hiburan, mulai dari siaran televisinya, film-film Hollywood, musik jazz, blues, rock dan rap, yang mendominasi budaya populer global masa kini.
Beragamnya etnik dan ras, sehingga negara ini disebut 'melting pot,' disebut-sebut sebagai ideologi Amerika dan menjadi kebanggaan.
Undang-undang Hak Sipil tahun 1964 melarang diskriminasi ras dan diskriminasi lainnya, akan tetapi ras tetap menjadi isu dalam kehidupan sehari-hari.
Perdebatan terus berlangsung dan program untuk mengutamakan ras tertentu demi keseimbangan ras masih terus bergulir.
Gambaran Umum
Amerika Serikat lahir dari revolusi dengan konstitusi, yang disusun pada tahun 1787 untuk menetapkan suatu sistem federal dengan pemisahan kekuasaan pada tingkat pusat.
Penduduk awal kebanyakan berasal dari Inggris, lantas budak-budak dari Afrika bergabung dengan mereka pada gelombang kedua. Setelah itu, pada gelombang ketiga, jutaan orang Eropa bergabung ke daratan Amerika Serikat.
Kebijakan luar negeri Amerika sering tercampur dengan idealisme dengan elemen-elemen kepentingan diri sendiri. Contoh terakhir dari percampuran ini adalah sehubungan dengan masalah lingkungan hidup karena Amerika Serikat menentang Protokol Kyoto untuk mengurangi efek rumah kaca.
Pada bulan September tahun 2001, AS terguncang setelah tiga pesawat yang dibajak oleh terorisme diarahkan untuk menabrak World Trade Center di New York dan Departemen Pertahanan Pentagon di Washington, DC. Ribuan orang tewas dalam aksi terorisme itu. Adapun pesawat keempat yang dibajak, yang diduga dalam perjalanan ke Washington, DC, jatuh di Pennsylvania dan menewaskan semua yang berada dalam pesawat.
Serangan-serangan ini mempunyai dampak yang besar karena terjadi pada saat AS sedang berada dalam masa untuk mendefinisikan kembali perannya sebagai satu-satunya negara adidaya didunia.
Pada bulan Oktober 2001, AS memimpin serangan militer ke Afghanistan untuk menumbangkan rezim Taliban. Pada Bulan Maret 2003, Washington memulai aksi militer di Irak yang membawa jatuhnya pemimpin Irak, Saddam Husein.
Walaupun AS secara relatif sejahtera pada tahun-tahun belakangan ini, jurang antara yang kaya dan miskin menjadi tantangan yang besar bagi negara ini. Lebih dari 30 juta orang Amerika hidup dibawah garis kemiskinan, dengan persentase terbesar di kalangan orang Hispanik dan Afrika-Amerika.
Kepemimpinan
Presiden George W. Bush, dari Partai Republik, dinobatkan menjadi presiden pada Januari 2001 melalui pemilu yang paling kontroversial. Bush berrsaing dalam pemilu pad Bulan November 2000 melawan Wakil Presiden saat itu, Al Gore dari Partai Demokrat.
Hasil akhir tergantung pada penghitungan yang sangat ketat di negara bagian Florida. Lewat penghitungan kembali dan juga gugatan hukum ke Mahkamah Agung, akhirnya diputuskan bahwa Al Gore harus mengalah kepada Bush pada pertengahan bulan Desember.
Sebelum serangan teroris 11 September 2001 yang terjadi di New York dan Washington, presiden sudah sempat memutuskan untuk mengurangi keterlibatan AS di 'titik-titik panas' dunia. Akan tetapi serangan terorisme itu mendorongnya menuju arah yang berbeda, dan AS mengambil peran terbesar dalam melaksanakan aksi militer di Afghanistan.
Pada tahun 2002, Bush mengalihkan perhatian ke Irak dan menuduh Baghdad menyimpan senjata-senjata pemusnah massa. Presiden Bush mengancam aksi militer AS dan sekutu-sekutunya jika Saddam Hussein tidak melucuit senjata pemusnah massal.
Pada Bulan Maret 2003, Bush mengumumkan secara resmi bahwa aksi militer pimpinan AS di Irak sudah ditempuh, dan tiga tiga minggu kemudian rejim Saddam Hussein dijatuhkan.
Lahir pada tahun 1946, Bush adalah anak dari bekas presiden George Bush. Ia sebelumnya merupakan pengusaha dalam bidang energi sebelum terpilih sebagai gubernur negara bagian Texas pada 1994. Ia menggambarkan dirinya sebagai 'seorang konservatif yang peduli.'
Media
AS mempunai media massa yang paling berkembang didunia. Drama, komedi, sinetron, animasi, video musik dan film-film buatan Amerika berhasil menembus kalangan pemirsa global dan menjadi bagian dari penyiaran diseluruh dunia.
Televisi adalah media yang paling populer. Tiga jaringan terbesar, yaitu ABC, CBS dan NBC, mendominasi layar TV selama beberapa dekade sampai munculnya jaringan televisi kabel maupun satelit , dan datangnya jaringan TV Fox News.
Aliran utama TV Amerika adalah berkilauan, bergerak cepat, dan dibanjiri iklan. Tingkat popularitas dan keuntungan iklan menjadi penentu hidup matinya acara-acara tersebut sehingga satu jaringan TV dapat saja menghentikan acara yang tidak menghasilkan hanya setelah satu musim siar.
Ada sekitar 10.000 stasiun radi komersial di seluruh AS. Di daerah-daerah perkotaan ada stasiun-stasiun yang melayani hampir semua cita rasa musik, bahasa, dan pandangan-pandangan dunia. Stasiun-stasiun berita, olah raga, dan talk show mendominasi gelombang udara AM, dan musik di gelombang udara FM.
Kebebasan berekspresi di AS dijamin oleh konstitusi, dan beberapa stasiun memberi waktu kepada orang-orang yang mempunyai pemikiran politik yang ekstrim, termasuk mereka yang berpandangan 'kanan jauh.'
Siaran umum Amerika sebagian didanai oleh pemerintah, tetapi juga didukung oleh subsidi pribadi. Banyak universitas dan akademi yang mengoperasikan siaran radio.
National Public Radio, dengan anggota lebih dari 600 stasiun, menawarkan campuran berita, debat, dan musik yang lebih berbudaya dan berpengetahuan tanpa pemasukan dari iklan.
Ada lebih dari 1500 koran harian di AS, dan sebagian besar diantaranya mempunyai pembaca lokal dan regional.
AS adalah rumah internet, namun jumlah hubungan online baru sedang menurun. Di awal tahun 2002, sekitar 60% dari penduduk Amerika diperkirakan telah online.