|
 |
Senin, 07 April, 2003, 10:34 GMT
Pertempuran sengit di Baghdad
|

Pertempuran sengit di Baghdad |
Tank-tank dari Divisi Infantri ke 3 Amerika Serikat telah menyeberangi jembatan utama di atas Sungai Tigris untuk menyerang pejuang Irak yang bertahan di tepi Timur Sungai Tigris.
Pihak Amerika mengatakan mereka sekarang menyerang dari tiga arah untuk memperluas kekuasaan mereka atas Baghdad, yaitu dari kantung pasukan Amerika di tengah kota, dari arah barat laut dan dari arah tenggara.
Sementara itu, Presiden George W Bush dan Perdana Menteri Inggris Tony Blair mengatakan mereka bertekad untuk melibatkan PBB dalam membentuk pemerintah Irak yang baru.
Wartawan BBC di Baghdad, Paul Wood, mengatakan tank dan tentara Amerika menyerang keluar dari posisi di sekitar Istana Presiden Saddam Hussein yang mereka rebut pada hari Senin.
Sesudah memukul mundur serangan balik pasukan Irak, pasukan Amerika ini diperkirakan akan berusaha bergabung dengan marinir Amerika yang berusaha masuk ke Baghdad dari arah tenggara. Pasukan tambahan dari divisi infantri ke tiga juga berdatangan dari arah barat laut.
Pesawat-pesawat serangan darat (ground-attack), dan helikopter Amerika terbang rendah di atas Baghdad, untuk mendukung pasukan darat Amerika. Mereka membom berbagai sasaran di Baghdad. Pemboman yang dilakukan pesawat A-10 'Tankbuster', membuat kementrian perencanaan di Baghdad, dilalap api.
Marinir Amerika sudah merebut pangkalan militer Rasheed yang berada di Baghdad Tenggara. Seorang wartawan kantor berita Reuters mengatakan mereka tidak menghadapi perlawanan ketika kendaraan lapis baja mereka, memasuki landasan pacu.
"Kami cuma mengamankannya, supaya tidak ada pasukan musuh di pangkalan itu yang masih tertinggal," kata kapten Matt Watt dari Pasukan Ekspedidi Marinir Pertama.
Pasukan Amerika mengatakan bahwa mereka menguasai semua jalan besar di sekitar Baghdad.
Ratusan orang penduduk sipil dilaporkan berusaha meninggalkan Baghdad.
Wartawan kami mengatakan walaupun rakyat Baghdad tetap tenang pada awal pemboman, sekarang setelah pasukan darat Amerika memasuki gerbang kota, masyarakat merasa ketakutan.
Sebuah pesawat A-10 Amerika jatuh di bandar udara internasional yang terletak di sebelah barat daya Baghdad, diperkirakan karena tembakan Irak. Komando sentral Irak mengatakan pilot pesawat itu sudah diselamatkan.
Optimisme Irak
Meskipun majunya pasukan Amerika sudah terbukti, menteri penerangan Irak Mohammed Saeed al-Sahhaf kembali mengatakan kepada para wartawan bahwa tentara Amerika bisa diatasi.
"Mereka akan menyerah atau terbakar di dalam tank," kata Sahhaf.
Dia menepis saran bahwa saatnya sudah tiba bagi pemerintah Irak untuk menyerah.
Sementara itu, pihak militer Amerika mengatakan masih diperlukan uji coba lebih lanjut untuk menentukan apakah bahan yang ditemukan di dua tempat terpisah di Irak, merupakan bahan kimia terlarang.
Amerika dan Inggris memerangi Irak atas dasar tuduhan bahwa Irak mempunyai senjata pemusnah massal.
Perkembangan-perkembangan penting lain:
Para pejabat militer Amerika meneliti serbuan udara atas sebuah daerah pemukiman di Baghdad yang dimaksudkan untuk membunuh Saddam Hussein. Sekitar sembilan orang warga sipil tewas dalam serangan ini, tetapi pasukan keamanan Inggris yakin bahwa pemimpin Irak itu lolos.
Palang merah Internasional menyatakan prihatin atas keadaan rumah sakit - rumah sakit di Baghdad, yang menurut para dokter dibanjiri korban perang.
Tiga wartawan, satu dari Al Jazeera, satu dari kantor berita Reuters dan satu dari televisi Spanyol, terbunuh di pusat kota Baghdad.
Pasukan Inggris mengatakan ingin mengamankan kota Basra sebelum mereka bisa mengatasi penjarahan di sana.
|
|
|
|