BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 14 September, 2009 - Published 07:41 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
Inggris bela NHS di Amerika
 

 
 
NHS didukung teknologi informasi untuk melayani warga Inggris
NHS didukung teknologi informasi untuk melayani warga Inggris
Pelayanan Kesehatan tampaknya sedang menjadi berita besar di mana-mana.

Di Indonesia, ketika melantik Konsil Kedokteran Indonesia beberapa waktu lalu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjanjikan reformasi kesehatan.

Di Amerika Serikat, Presiden Obama sedang memperjuangkan sistem jaminan kesehatan bagi seluruh rakyat Amerika yang mendapat penentangan keras dari Partai Republik dan lawan-lawan politiknya yang lain.

Begitu sengitnya perdebatan soal rencana kesehatan Presiden Obama, sampai sistem pelayanan kesehatan di Inggis dibawa-bawa.

Salah seorang penentang rencana kesehatan Presiden Obama mengatakan, seandainya ahli kosmologi terkenal Stephen Hawking mengandalkan sistem kesehatan nasional Inggris, dia pasti sudah meninggal dunia.

Profesor Hawking disebut-sebut namanya karena ketika itu dia sedang berada di Amerika Serikat untuk mendapat penghargaan dari Presiden Obama.

Ditanggung pemerintah

Hawking yang sudah lama menderita penyakit motor neurone yang membuat dia lumpuh dan hanya bisa berbicara dengan bantuan komputer, kontan protes.

Profesor Hawking
Profesor Hawking adalah salah seorang ilmuwan terkemuka Inggris

Ilmuwan berusia 67 tahun itu mengatakan dia dari dulu selalu menggunakan sistem kesehatan nasional Inggris atau NHS.

NHS adalah sistem kesehatan yang dibentuk pemerintah Inggris pada tahun 1948 setelah Perang Dunia ke II.

Sistem jaminan kesehatan itu memberi pelayanan kesehatan gratis kepada semua penduduk Inggris dari lahir sampai mati.

Di bawah sistem ini, semua orang di Inggris tidak perlu berpikir panjang bila dia menderita sakit, betapa pun ringan atau berat. Negara akan menanggung.

Beberapa tahun lalu tetangga saya didiagnosis terkena kanker payudara dan harus menjalani beberapa kali chemoterapi.

Dia bercerita kepada saya bahwa dia segera dirawat begitu doktermenyebut bahwa dia menderita kanker.

Dan semua itu gratis, baik biaya periksa, harga obat maupun perawatan rumah sakit. Berkat diagnose dini itu, ibu sebelah rumah sekarang sehat.

Saya bertanya karena di negara ini banyak orang mengeluh bahwa karena pemakaian NHS tidak dipungut biaya, pasien kadang-kadang harus antri berminggu-minggu untuk mendapat perawatan.

Penjelasan pihak rumah sakit adalah antrian itu hanya berlaku untuk perawatan yang tidak urgen.

Yang sifatnya tidak bisa ditunda, tidak akan ditunda.

Ikut membela

Orang Inggris sering mengeluh tentang kekurangan dalam tubuh NHS, tapi mereka tidak menerima apabila kritik itu disampaikan orang luar.

Inggris Gordon Brown
PM Gordon Brown ikut bela jasa sistem NHS bagi warga Inggris

Begitu NHS menjadi korban disinformasi di Amerika, Perdana Menteri Gordon Brown dan istrinya langsung bergabung dengan kampanye di jaringan social twitter untuk menyatakan pembelaan mereka kepada NHS.

Begitu pula dengan pemimpin oposisi David Cameron, dari Partai Konservatif yang secara ideologis lebih suka privatisasi.

Dia membela NHS sepenuhnya antara lain karena salah satu putra Pak Cameron meninggal dalam usia belia, dan sejak awal dia selalu dirawat dalam sistem NHS. Meski dia mampu mencari perawatan swasta

Tapi Inggris sekarang sedang dilanda resesi, hutang negara sangat besar, secara absolut maupun secara persentase dari pendapatan nasional, jauh lebih besar dari hutang Indonesia.

Karena itu pemerintah meminta sebuah perusahaan konsultan manajemen terkenal McKinsey untuk mencari cara menghemat anggaran NHS.

Pemerintah ingin mengurangi pengeluaran NHS sebesar 20 miliar pound sterling, atau 327 triliun rupiah, pada tahun 2014.

Salah satu rekomendasi McKinsey adalah pengurangan pegawai NHS, baik itu tenaga administratif maupun klinis sebanyak 137 ribu orang.

Rencana ini membuat heboh, meski pemerintah sedang kesulitan uang, pengurangan anggaran NHS merupakan masalah yang peka ecara politis.

Pemerintah bilang tak akan menjalankan rekomendasi itu karena mereka tak ingin mengurangi pelayanan dan akan mencari jalan lain untuk menghemat.

Tapi semua orang di Inggris tahu bahwa kondisi keuangan negara ini jelek, dan kesehatan gratis untuk semua warga membutuhkan biaya yang sangat besar.

Tahun depan anggaran NHS diperkirakan akan mencapai 1.800 triliun rupiah.

Tahun depan Inggris akan mengadakan pemilihan umum, pemerintah Inggris, dari partai manapun yang terpilih, akan menghadapi pilihan sulit bagaimana mempertahankan pelayanan NHS tanpa membuat negara bangkrut.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy