BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 09 Juni, 2009 - Published 12:10 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
Drama politik bayangi Inggris
 

 
 
Gordon Brown menggantikan Tony Blair di kursi PM
Gordon Brown menggantikan Tony Blair di kursi PM
Minggu-minggu belakangan ini Inggris amat padat dengan politik dan seperti sebuah drama yang belum diketahui kapan berakhirnya dan bagaimana pula ujungnya.

Yang jelas hingga akhir pekan ini sudah pasti Perdana Menteri Gordon Brown tidak akan mundur.

"Saya tidak akan pergi," tegasnya Hari Jumat saat mengumumkan hasil perombakan kabinetnya sambil mengakui perolehan Partai Buruh dalam pemilihan daerah sebagai kekalahan yang menyakitkan.

Dari 34 Council atau Dewan Wilayah yang dipertandingkan, kubu oposisi meraih tambahan 7 sementara Partai Buruh kehilangan cengkraman di 4 wilayah.

Hasil pemilihan lokal dan perombakan kabinet ini adalah salah satu puncak dari drama politik yang sudah berlangsung sekitar tiga pekan lalu.

Awalnya, yang sudah anda dengar dalam sejumlah berita, adalah klaim biaya para anggota parlemen yang dianggap berlebihan.

Tidak melanggar hukum tapi para anggota parlemen sepertinya bermain-main dengan aturan, sampai ada yang mengklaim biaya rumah kedua tapi sebenarnya tinggal di rumah keluarga, atau yang minta ganti biaya perbaikan bukit tanah di tengah kolam untuk bebek peliharaan, maupun klaim membeli DVD film dewasa.

Sebenarnya bukan hanya anggota parlemen Partai Buruh saja yang terkena, tapi juga Partai Konservatif maupun anggota parlemen Partai Liberal Demokrat.

Nah masing-masing partai kemudian berusaha mengatasi masalah itu dengan menekan para anggota parlemen untuk mundur supaya para pemilih merasa ada langkah yang diambil dalam masalah itu bersedia mencoblos partainya.

Lebih rumit

Cuma di Partai Buruh soalnya lebih rumit. Anda tentu masih ingat Lord Acton yang mengatakan kekuasaan cenderung korup dan kekuasaan absolut pasti korup.

Anggota parlemen Inggris tengah bersidang di Westminster
Anggota parlemen Inggris tengah bersidang di Westminster

Begitulah kira-kira; semakin lama berkuasa semakin banyak pula kelemahan dan Partai Buruh yang berkuasa sejak Tahun 1997 lalu terkesan sedang dilanda sikut-sikutan, saling tuding, sementara kubu oposisi langsung mengeksploitir kelemahan yang berkuasa, walau bukan berarti tidak punya kelemahan.

Jadi masalah klaim tuntutan anggota parlemen tampaknya paling menghantam Partai Buruh.

Menteri Dalam Negeri, Jacqui Smith, sudah menyatakan mundur Selasa karena kasus klaim yang dianggap tak pantas, Namun yang paling menghebohklan adalah mundurnya Menteri urusan Komunitas, Hazel Blears.

Waktunya hanya sehari sebelum pemilihan lokal dan pada hari mundurnya dia mengenakan bros yang bertuliskan rocking the boat dengan gambar perahu yang sedang dihantam gelombang.

Jadi dia memang sepertinya memang sengaja menggoyang perahu yang dinakhodai Brown.

Sempat pula tersebar email di kalangan anggota parlemen Partai Buruh berupa rancangan petisi yang meminta Brown mundur, walau praktis baru 1 orang saja yang siap menanda-tanganinya.

Untuk menjadi tantangan serius, petisi itu harus ditanda-tangani oleh sedikitnya 70 orang, dan tampaknya jumlah itu tidak akan tercapai karena masih banyak Partai Buruh yang yakin bahwa tantangan terang-terangan atas Gordon Brown atau perpecahan di Partai Buruh hanya akan membuat saingannya Partai Konservatif menarik keuntungan lebih banyak lagi.

Brown sendiri sudah menegaskan tidak akan mundur, tapi sepertinya drama politik Inggris belum selesai.

Tekanan-tekanan apa lagi yang akan muncul atas Brown? Apakah ombak besar bagi perahu Brown sudah berhenti.

Saya jadi seru sendiri menunggu perkembangan selanjutnya, yang merupakan satu dari segelintir beberapa peristiwa politik penting yang saya saksikan selama di Inggris.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy