18 Januari, 2007 - Published 12:21 GMT
Sila baca berita 2 Bahasa BBC tentang kutukan Australia terhadap pernyataan ulama dan upaya menyelamatkan kawanan lumba-lumba di New York.
Jika anda memiliki masukan, komentar atau tanggapan atas Berita 2 Bahasa dari BBC, silakan mengirim e-mail ke indonesian@bbc.co.uk.
Anda juga tetap bisa mengasah kemahiran berbahasa Inggris setiap pagi selama sekitar lima menit dalam Siaran BBC pada pukul 0500 WIB.
Australia condemns comments by a Muslim cleric
The Australian government has condemned a Muslim cleric who referred to Jews as pigs and encouraged children to become martyrs. Sheik Feiz Mohammed, who is the head of an Islamic youth centre in the (eastern) city of Sydney, made the comments in a series of videotaped lectures.
An Australian government minister said the views were reprehensible and offensive.
Sheik Feiz is reported to have spent the past year in Lebanon. His comments were made public in a British television documentary screened this week.
Australia kecam pernyataan ulama Muslim
Pemerintah Australia mengutuk ulama Islam yang mengatakan Yahudi sama dengan babi, dan mendorong anak-anak menjadi syuhada. Sheik Feiz Muhamad, pimpinan pusat kegiatan pemuda Islam di kota Sydney melontarkan pernyataan tersebut dalam sejumlah ceramah yang direkam.
Seorang menteri Australia mengatakan pandangan tersebut patut dicela dan menyinggung.
Sheik Feiz dilaporkan berada di Libanon dalam satu tahun terakhir. Pernyataannya dipublikasikan dalam sebuah tayangan dokumenter yang disiarkan pekan ini.
Evinronmentalist try to save dolphins
Environmentalists are beginning another desperate effort in a few hours to save a school of dolphins stranded for days off New York's Long Island coast. Several dolphins from the group of twenty or so have already been guided out to sea, but some have died and a number remain trapped in the shallow waters of a cove. Environmentalists will use high frequency sound generators and a flotilla of small boats to try to herd the dolphins to safety. The creatures are growing increasingly weak and it's thought today's rescue effort may be a last chance to save them.
Aktivis lingkungan coba selamatkan lumba-lumba
Para pegiat lingkungan kembali mati-matian mencoba menyelamatkan kawanan lumba lumba yang terdampar berhari-hari di lepas pantai Long Island New York.
Beberapa lumba lumba dari kawanan yang beranggotakan sekitar 20 ekor mamalia air itu telah berhasil digiring ke laut, tetapi beberapa ekor meninggal dan sebagian lagi masih terjebak di laut dangkal.
Para pegiat akan menggunakan pembangkit suara berfrekuensi tinggi dan sejumlah kapal kecil untuk menggiring ikan lumba lumba ke tempat yang aman. Satwa ini semakin lemah dan diperkirakan upaya penyelamat hari (Kamis) ini mungkin merupakan peluang terakhir untuk menyelamatkan mereka.