BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada:
 
Email kepada teman Versi cetak
Isu emisi dan forum internet
 
Berita Dua Bahasa BBC kali ini menyajikan berita tentang laporan PBB soal emisi gas yang menyebabkan pemanasan global dan masalah kelaparan di dunia.

Anda juga bisa membaca berita konperensi internasional tentang internet yang membahas cara-cara menjamin keamanan di dunia maya.

Jika anda memiliki komentar atau tanggapan atas Berita 2 Bahasa dari BBC, silakan mengirim e-mail ke indonesian@bbc.co.uk.

Jangan lupa juga bahwa pelajaran bahasa Inggris di radio bisa anda ikuti setiap pagi dalam Siaran BBC pada pukul 0500 WIB.


UN emission report
Emissions

As a new report is published calling for urgent international action on global warming, the United Nations has released new data showing that the rich countries have made little overall progress in reducing their production of the gases blamed for climate change.

The data, released by the UN Climate Change Secretariat, suggests that a 3% drop in emissions by industrialised countries between 1990 and 2004 was due to the economic chaos in eastern Europe after the collapse of Communism.

It says emission levels among other countries from the 40 monitored - such as the United States, Canada, Japan and some European nations - continued to rise and the upward trend was now being augmented by the revived economies of the former Soviet bloc.

A UN spokesman said it was still possible for those countries that signed the Kyoto Protocol on reducing emissions to meet their commitments, but they had to intensify their efforts.

Laporan PBB tentang emisi

Di saat laporan baru diterbitkan yang menyerukan agar segera diambil tindakan untuk mengatasi pemanasan global, Perserikatan Bangsa Bangsa mengeluarkan data baru yang menunjukkan negara-negara kaya hanya membuat kemajuan kecil dalam mengurangi produksi gas yang dituduh menyebabkan perubahan iklim.

Data yang dikeluarkan oleh Sekretariat PBB bagi Perubahan Cuaca, menyatakan penurunan emisi sebesar 3% oleh negara-negara industri antara tahun 1990 dan 2004, disebabkan oleh kekacauan ekonomi di Eropa timur setelah komunisme runtuh.

Laporan itu mengatakan tingkat emisi di 40 negara yang dipantau - seperti Amerika Serikat, Kanada, Jepang dan beberapa negara Eropa - terus meningkat dan kecenderungan kenaikan ini diperbesar oleh bangkitnya perekonomian di bekas blok Soviet.

Seorang jurubicara PBB mengatakan kemungkinan masih ada bagi negara-negara yang menandatangani Protokol Kyoto untuk mengurangi emisi guna memenuhi janji mereka, tetapi upaya-upaya ini harus ditingkatkan.


World hunger
Hunger

The United Nations says that 10 years after world leaders resolved to halve the number of undernourished people on the planet by 2015, more than 850 million are still going hungry.

This is the same number as 10 years ago.

The head of the UN's Food and Agriculture Organisation (FAO) Jacques Diouf said that the sad reality was that virtually no progress had been made in cutting the numbers in absolute terms since the World Food Summit in 1996.

But the overall proportion of hungry people has declined, due to population growth, especially in big developing countries such as China, India, Brazil and Indonesia.

Kelaparan di dunia

Perserikatan Bangsa Bangsa mengatakan 10 tahun setelah para pemimpin dunia memutuskan untuk mengurangi sampai separuhnya jumlah orang-orang yang kekurangan gizi di dunia pada tahun 2015, lebih dari 850 juta orang masih kelaparan.

Jumlah ini sama dengan jumlah 10 tahun yang lalu.

Kepala Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) Jacques Diouf mengatakan kenyataan yang menyedihkan adalah hampir tidak ada kemajuan dalam mengurangi jumlah ini dengan nyata sejak KTT Pangan Dunia pada tahun 1996.

Namun secara umum jumlah orang yang kelaparan telah menurun, sebagai akibat dari pertumbuhan penduduk, khususnya di negara-negara berkembang yang besar seperti Cina, India, Brasil dan Indonesia.


World internet forum
Internet

More than a thousand internet experts from nearly 100 countries are in a Greek resort near Athens to attend the UN's first Internet Governance Forum.

The broad aims of the conference, which goes on for the week, are to look at the issues of internet security, diversity, openness and access.

Correspondents say delegates are also expected to discuss proposals to ease United States dominance of the internet.

The Forum was opened by the Greek Prime Minister, Costas Karamanlis, who said it was an opportunity for dialogue on a very large scale.

He said everyone's input was needed to keep the internet free and safe.

Forum internet dunia

Lebih dari seribu pakar internet dari hampir 100 negara berada di sebuah tempat peristirahatan Yunani di dekat Athena untuk menghadiri Forum Pengaturan Internet yang pertama kali diselenggarakan oleh PBB.

Tujuan luas dari konperensi ini, yang berlangsung selama satu minggu, adalah melihat masalah-masalah tentang keamanan internet, perbedaan, keterbukaan dan akses.

Para wartawan mengatakan anggota-anggota delegasi juga diperkirakan akan membahas usulan untuk mengurangi dominasi internet oleh Amerika Serikat.

Forum dibuka oleh Perdana Menteri Yunani, Costas Karamanlis, yang mengatakan ini adalah kesempatan untuk berdialog dalam skala amat besar.

Dia mengatakan masukan dari semua pihak dibutuhkan untuk menjaga kebebasan dan keamanan internet.

 
 
Nama
Kota/Negara
Email
Komentar anda
 
  
BBC mungkin mengedit komentar anda dan tidak menjamin semua akan diterbitkan
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy