|
Kampanye di Afganistan selesai
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Para calon kuat presiden berpidato di rapat umum yang dihadiri ribuan pendukung di hari terakhir kampanye, Senin 17 Agustus 2009.
Presiden Hamid Karzai, yang telah memerintah sejak Taleban disingkirkan tahun 2001, dipandang sebagai calon kuat pemenang pemilihan.
Namun para pengemat mengetakan kampanye besar-besaran mantan menteri luar negeri Abdullah Abdullah bisa memaksa pemilihan putaran kedua. Lebih dari 10.000 orang menghadiri kampanye terakhirnya di Stadion Kabul.
Mantan menteri keuangan Ashraf Ghani berpidato di hadapan 5.000 orang di propinsi Nangarhar, dengan menjanjikan pemberantasan korupsi dan membangun perekonomian.
Anggota parlemen yang populer, Ramazan Bashardost, mempertanyakan hubungan Presiden Karzai dengan para kepala suku di negara itu.
Kantor Presiden Karzai mengatakan delapan kandidat mengundurkan diri untuk mendukung dirinya, namun masih ada 30 kandidat lain dalam pemilihan presiden kali ini.
Afghanistan diperkirakan memobilisasi 300.000 tentara pasukan keamanan negara itu dan pasukan asing yang ada untuk melindungi warga pemilih, setelah Taliban mengancam untuk menyerang TPS.
Menjelang hari pemilihan, petugas pemilu mengerahkan keledai untuk mengangkut kertas suara dan kotak suara ke desa-desa di pegunungan Afghanistan Utara.
Sekitar 1,7 pemilih yang terdaftar akan mendatangi TPS pada tanggal 20 Januari untuk memilih presiden dalam pemilu kedua dalam sejarah negara itu. |
Berita utama saat ini
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||