|
Dampak aksi Israel atas Gaza
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kehancuran terlihat di mana-mana di Jalur Gaza setelah wilayah itu menjadi sasaran gempuran udara, laut dan darat dalam operasi militer Israel.
Di Ezbat Abed Rabbu, yang termasuk kamp pengungsi Jabaliya, belahan utara Gaza, warga mendapati kampung halaman mereka boleh dikatakan rata dengan tanah.
Sebagian warga Palestina berusaha memanfaatkan harta benda mereka yang tersisa dan juga. Keluarga Palestina makan di beranda rumah mereka yang lolos dari kehancuran.
Bahaya masih mengintai anak-anak Gaza, lebih dari 36 jam setelah para petinggi Israel mengumumkan gencatan senjata. Sebagian bom fosfor putih yang dijatuhkan serdadu Israel tidak meledak, tapi kemudian menyala di Beit Lahiya.
PBB memperingatkan rekonstusi di Jalur Gaza akan menelan miliaran dollar. Puluhah ribu warga kehilangan tempat tinggal, dan ratusan ribu tidak lagi mendapatkan air bersih atau listrik.
Di samping kehancuran akibat serangan udara, artileri dan tembakan dari laut, warga Gaza mengatakan, makam di Beit Lahiya ini hancur diterjang buldozer militer Israel.
Tim serdadu Israel berpatroli di dekat Jalur Gaza. Gencatan senjata tampaknya bertahan, meski belum ada solusi jangka panjang. |
Berita utama saat ini
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||