![]() |
Prihatin soal nasib sandera Korea | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Ini kabar yang ditakutkan seluruh warga Korea Selatan. Sandera kedua di Afghanistan dibunuh Taleban.
Shim Sung-min, 29 tahun, adalah mantan tenaga ahli IT yang tengah mengikuti misi bantuan gereja.
Keluarga Shim Sung-min menggambarkan dia sebagi orang yang ramah dan sopan. Dia dikatakan memegang prinsi hidup "membantu tetangga yang memerlukan dan lemah".
Shim Sung-min adalah sandera kedua dari 23 warga Korea Selatan yang dibunuh setelah mereka diculik dan disandera di Provinsi Ghazni, Afghanistan, 19 Juli.
Jasad Pendeta Bae Hyung-kyu yang memimpin misi gereja Korea Selatan ke Afghanistan tiba di Seoul lima hari setelah dibunuh.
Sebanyak 18 wanita ikut memperkuat misi Gereja Komunitas Saemmul ke Afghanistan. Dan, mereka juga disandera Taleban.
Kerabat para sandera berkumpul sambil saling menguatkan di tengah penantian.
pembunuhan mengguncang warga di seluruh Korea Selatan. Pemerintah dan kerabat korban mengimbau masyarakat internasional untuk turun tangan untuk ikut mengakhiri krisis ini secara damai.
Pengunjukrasa menuntut serdadu Korea segera ditarik dari Afghanistan. Mereka meminta penarikan mundur pasukan diajukan paling lambat akhir tahun ini. | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||