BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 14 September, 2009 - Published 09:55 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
Temuan survey BBC soal krisis
 
Mayoritas warga Cina mendukung kebijakan ekonomi nasional
Mayoritas warga Cina mendukung kebijakan ekonomi nasional
Mayoritas warga mendukung pemerintah memainkan peran aktif dalam merangsang dan mengatur ekonomi nasional di tengah resesi, demikian hasil survey baru BBC.

Survey BBC World Service tersebut melibatkan lebih dari 22.000 responden di 20 negara, termasuk Amerika Serikat, Cina, Jepang dan Indonesia.

Sigi yang dilakukan oleh GlobeScan/PIPA mendapati rata-rata tiga dari setiap lima warga atau 60% dan mayoritas di 13 dari 20 negara yang disurvey mendukung 'peningkatan signifikan belanja pemerintah untuk merangsang ekonomi'.

Hasil survey ini keluar, sementara dunia bersiap memperingati satu tahun berlalu sejak sistem keuangan Amerika Serikat berada di ambang jurang keambrukan.

Dukungan kuat khususnya diberikan atas investasi dalam energi yang bisa diperbaharui dan teknologi hijau (72%) dan pemberian dukungan keuangan untuk industri dan perusahaan utama yang tengah menghadapi masalah (62%).

Banyak responden (total 67%) juga ingin melihat ditingkatkannya 'regulasi dan pengawasan pemerintah atas ekonomi nasional'.

Di kalangan negara ekonomi besar, dukungan tertinggi diberikan responden di Cina (94% support) dan terendah Amerika US (50%) and Jepang (38%).

Upaya pemerintah Amerika Serikat menanggulangi krisis, yang mencakup langkah-langkah berjangkauan jauh untuk merangsang ekonomi Amerika, relatif disambut di seluruh dunia.

Hampir setengah (46%) dari keseluruhan responden menyatakan mereka puas dengan yang telah ditempuh oleh Amerika Serikat sejauh ini, jika dibandingkan 39% yang menyatakan tidak puas.

Pimpinan GlobeScan Doug Miller mengatakan, "jelas bahwa warga di banyak negara masih belum melihat jenis kepemimpinan ekonomi yang mereka pandang dperlukan dari pemerintah nasional mereka."

Mayoritas

Mayoritas warga Cina menyatakan dukungan atas regulasi dan pengawasan oleh pemerintah terhadap perekonomia nasional untuk menanggulangi krisis ekonomi.

Mayoritas responden di Cina juga menyatakan puas atas tanggapan terhadap krisis yang diberikan oleh para pemimpin mereka, meski mereka tidak sependapat soal seberapa merata manfaat dan ongkos pembangunan ekonomi.

Warga Indonesia termasuk salah satu yang paling mendukung ditingkatkannya regulasi dan pengawasan ekonomi nasional oleh pemerintah.

Mereka juga salah satu publik Asia yang paling mendukung belanja stimulus diperbesar oleh pemerintah.

Sebanyak 61% responden Indonesia mendukung peningkatan belanja pemerintah untuk merangsang ekonomi.

Sekitar dua per tiga (68%) mendukung belanja untuk energi yang bisa diperbaharui.

Di sisi lain, banyak responden menentang pemberian bantuan kepada perusahaan besar (48%) dan kalangan bank (45%).

Sebanyak 85 persen responden mendukung regulasi lebih ketat oleh pemerintah terhadap perekonomian, sedangkan 55% setuju memberi lembaga internasional kewenangan lebih besar untuk mengatur ekonomi global.

Dari survey, warga Jepang adalah negara kedua yang paling tidak puas dengan tanggapan para pemimpin mereka terhadap krisis keuangan di belakang Meksiko.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy