BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 01 Desember, 2008 - Published 16:13 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
Suara anda tentang UMKM
 
Industri tas
Jumlah usaha mikro mencapai 95% dari total usaha di Indonesia
Sejalan dengan laporan seri BBC Siaran Indonesia tentang UMKM di Indonesia kami juga ingin menghimpun pendapat, komentar, maupun saran anda.

Atau mungkin anda ingin menceritakan pengalaman anda sebagai pengusaha mikro, kecil, dan menengah di Indonesia.

Maupun harapan anda atas kebijakan pemerintah sehubungan bantuan atau pembinaan atas UMKM.

 ...selama ini media-media di Indonesia kurang tertarik menulis tentang usaha mikro dan kecil ini
 
Sri Wahyuni, Medan

Seperti yang diperkirakan oleh Kementrian Koperasi dan UKM, hampir 50 juta unit UMKM di Indonesia atau sekitar 99% lebih dari total unit usaha yang ada.

Dari seluruh UMKM itu, menurut Kementrian Megara Koperasi dan UKM, maka yang paling banyak adalah usaha mikro dengan jumlah 47.702.310 atau sekitar 95% lebih.

Dengan kata lain usaha mikro merupakan mayoritas di Indonesia tapi apakah memang sudah mendapat perhatian yang layak dari pemerintah Indonesia.

Kirim Pendapat
Email: indonesian@bbc.couk

Pemerintah Indonesia sendiri sudah mendirikan Gerakan Bersama Pengembangan Keuangan Mikro, dan apakah sudah terasa dampaknya di lapangan.

Pendapat dan saran yang masuk akan kami terbitkan di situs bbcindonesia.com dengan kemungkinan diedit tanpa mengubah maknanya.

Laporan tersebut disusun oleh Liston P. Siregar yang bertemu langsung dengan sejumlah pengusaha mikro, kecil dan menengah di beberapa wilayah Indonesia, maupun pihak-pihak lain yang terkait seperti koperasi, bank, maupun peneliti.

Pendapat pendengar

"Bagus sekali bila BBC selalu menurunkan laporan tentang UMKM di Indonesia. Karena selama ini media-media di Indonesia kurang tertarik menulis tentang usaha mikro dan kecil ini." Sri Wahyuni, Medan.

"Masalah yang paling besar adalah tidak terbantunya jenis usaha industri rumah tangga, yang berorientasi pada industri modern. Pemerintah harus membantu dalam regulasi dan proteksi terhadap usaha tersebut." Susanto Theodolite, Batam

 UMKM hanya dijadikan sebagai 'pelengkap penderita' dari usaha besar (konglomerasi).
 
Dhorifi Zumar

"Bagaimana cara agar dapat modal? Saya seorang guru yang ingin membuka bimbingan belajar, namun saya belum punya modal yang cukup. Banyak anak-anak yang yang ingin bimbingan belajar di rumah tapi saya hanya punya 6 kursi. Tolong bantu saya." Setia Budi Purba

"Stagnannya perkembangan UMKM bukan karena lemah dan sulitnya dalam permodalan tapi lebih banyak akibat lemahnya daya beli masyarakat, lemahnya manajemen dan produk UMKM dalam menghadapi gempuran persaingan dengan produk dari luar negeri, seperti Cina, Taiwan, Korea, Singapura." Heri, Malang.

"Dengan jumlah 47,7 juta UMKM, makin diperlukan bank yang sanggup mengawasi secara mikro. Lebih baik bank-bank besar dibagi per area, tidak bisa mengandalkan bank daerah saja." Handri Hutomo, Jakarta

"Kebijakan dan perhatian yang diberikan pemerintah untuk memberdayakan UMKM selama ini masih setengah hati dan sarat muatan politis. UMKM hanya dijadikan sebagai 'pelengkap penderita' dari usaha besar (konglomerasi). Juga belum ada 'political will' untuk dijadikan sokoguru atau penyanggah perekonomian nasional, seperti yang dilakukan Cina, Thailand, dan Brazil." Dhorifi Zumar, Depok

"Perhatian pemerintah terhadap permodalan UMKM selama ini sudah cukup baik, namun pemerintah hendaknya juga memikirkan tentang pemasaran produk UMKM, sehingga perhatian pemerintah akan lebih terasa lagi." Agus Wedi, Balikpapan

"UMKM memang banyak di Indonesia, bahkan mayoritas. Adakah anda juga akan mengulas UMKM sektor manufaktur secara khusus dan rinci?" Ali Sadiyoko, Bandung

"Lembaga keluarga Maslahat Nahdlatul Ulama sedang mengembangkan konsep penguatan lembaga keuangan kecil bagi masyarakat yang memiliki usaha kecil di sekitar pondok pesantren. Lokasi proyek contoh di Lampung, Banten, dan Jawa Barat. Pesantren yang terlibat dalam program mengembangkan unit usaha, bisa bentuk usaha bersama, simpan pinjam, atau dapat juga berbentuk koperasi. Pinjaman modal usaha yang difasilitasi Pesantren harus dapat dikembalikan nasabah/mitra usaha dengan pola mencicil dengan memberikan imbalan berupa 'infak' atau semacam keuntungan usaha kepada unit usaha pesantren. Istilah 'bunga' sengaja dihindari." Otong Abdurrahman, Jakarta

 
 
Nama
Kota/Negara
Email
Komentar anda
 
  
BBC mungkin mengedit komentar anda dan tidak menjamin semua akan diterbitkan
 
Solo Kredit Mikro
Laporan khusus kredit usaha mikro, kecil, dan menengah
 
 
PIK Medan Potensi UMKM
Menyumbang pajak dan membuka lapangan kerja baru
 
 
Wingko Mencari modal
Jaminan atau agunan menjadi salah satu hambatan
 
 
Rupiah Yang tersedia
Banyak kredit yang tersedia tapi tak selalu bisa diakses
 
 
Keripik ubi Mustika Lembaga sosial
Lembaga sosial memberi kredit tanpa jaminan untuk UMKM.
 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy