|
Aturan main pemilihan presiden AS
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Pertama-tama, pemilihan 4 November tidak hanya untuk memilih presiden?
Benar, memang yang paling banyak disorot adalah pemilihan presiden dengan dua calon utama Senator John McCain dan Senator Barack Obama. Tapi selain itu, semua anggota Dewan Perwakilan Rakyat atau House of Representatives juga menghadapi pemilihan, begitu pula dengan pemilihan 33 kursi senator atau sepertiga dari jumlah keseluruhan senator. Jadi Kongres yang terdiri dari House of Representatives dan Senat juga menghadapi pemilihan. Selain itu pemilihan Gubernur juga berlangsung di 11 negara bagian.
Belum lagi referendum di tingkat lokal dan pemilihan di tingkat lokal. Jadi banyak peristiwa yang terjadi dalam pemilihan kali ini. Mengenai pemilihan presiden, bagaimana menentukan siapa yang menang? Ini yang menarik. Meskipun pemilihan presiden ini bersifat nasional sebetulnya para calon presiden memperebutkan suara di 50 negara bagian plus daerah khusus ibukota Washington DC. Selain itu pemilihan presiden Amerika bukan pemilihan langsung, dalam arti calon yang mendapat suara terbanyak otomatis menjadi presiden, meskipun inilah yang biasanya terjadi. Pemilih memberikan suara mereka di tingkat negara bagian, dan masing-masing negara bagian mendapat jatah wakil atau elector yang kemudian akan berkumpul di Washington untuk memilih presiden secara resmi. Semakin besar populasi suatu negara bagian, semakin banyak jatah electornya. Sebagai contoh Kalifornia akan mengirim 55 elektor, New York, 31 elektor, sebaliknya Alaska cuma 3 elektor, dan Hawaii, 4 elektor. Secara nasional jumlah elector yang tergabung dalam electoral college berjumlah 538 orang, jadi seorang calon minimum harus meraih 270 elektor untuk menjadi presiden. Di hampir semua negara bagian, sistem yang berlaku adalah winner takes all, artinya calon yang menang di suatu negara bagian betapapun tipis selisih suaranya, akan merebut semua elector yang menjadi jatah negara bagian itu. Contohnya kalau Senator McCain mendapat suara terbanyak di Texas, semua elector negara bagian itu yang berjumlah 34 orang, akan memilih Johin McCain. Apakah Obama dan McCain akan bertarung di semua negara bagian, atau hanya berkonsentrasi di negara bagian tertentu? Mereka akan mencurahkan tenaga di negara-negara bagian yang disebut swing states atau battleground states, kawasan-kawasan yang pemilihnya imbang antara yang pro Obama dan pro McCain. Kita ingat tahun 2000, Bush mengalahkan Al Gore di Florida dg selisih ratusan suara. Dengan merebut semua suara dari Florida George Bush menjadi presiden Amerika Serikat, meskipun perolehan suara nasional Al Gore lebih banyak. Florida merupakan salah satu swing state, begitu pula Ohio, Michigan, Minnesota, dan Virginia untuk mengambil beberapa contoh. Kubu Senator McCain tidak akan buang waktu berkampanye di California atau New York yang jelas akan memilih Obama. Sebaliknya kubu Obama sudah pasrah bahwa Texas akan memilih McCain. Jadi pada dasarnya, hasil pemilihan presiden akan ditentukan di swing states ini. |
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||