BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 15 Mei, 2008 - Published 10:15 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
Amazon: Info dengan grafik
 

Hutan Amazon adalah hutan tropis terbesar di dunia, yang menutupi sekitar 40% wilayah benua Amerika Selatan, terbentang di sembilan negara dan memiliki luas 6,6 km persegi.

Lebih dari 40.000 spesies flora, termasuk 1.000 jenis pohon, dapat ditemukan di Amazon. Menurut data WWF, belantara Amazon juga menjadi habitat dari 427 jenis hewan mamalia, 1.294 jenis burung, serta 30 juta orang, termasuk lebih dari 220 suku asli.

Sekitar 65% hutan tropis Amazon terletak di Brasil dan merupakan tempat tinggal dari 13% penduduk di negara itu. Sejak tahun 1970 hampir 700.000 km persegi hutan Amazon dibabat.

PENYEBAB DEFORESTASI

Peternakan sapi adalah penyebab utama pembabatan hutan di daerah Amazon Brasil. Sejak tahun 1990, jumlah ternak sapi di kawasan itu naik dua kali lipat dari 26 juta menjadi 57 juta pada tahun 2002.

Peningkatan produksi daging sapi didorong oleh kenaikan ekspor - ditambah dengan revaluasi mata uang Brasil, Real, yang membuat peternakan sapi memberi keuntungan lebih besar untuk para petani dan hal ini mendorong mereka untuk membersihkan lahan hutan lebih besar.

Grafik di bawah menunjukkan bagaimana tingkat penggundulan hutan meningkat di saat ekspor daging sapi dan kayu keras meningkat sampai tahun 2004.

Sejak itu, pemerintah mencapai keberhasilan dalam mengurangi jumlah hutan yang dibabat, dengan mengendalikan pembalakan liar, melakukan inspeksi ke lapangan dan menciptakan daerah konservasi, meski angka yang dikeluarkan pada Januari 2008 memperlihatkan deforestasi mulai meningkat lagi.


Pembalakan hutan di Amazon, secara teori dikendalikan ketat dengan perizinan yang membolehkan kayu dipotong di beberapa daerah tertentu saja. Tetapi, organisasi lingkungan hidup, Greenpeace, memperkirakan 60-80% dari semua pembalakan di kawasan Amazon Brasil adalah tindakan ilegal.


Pada tahun 2005-2006, Brasil mengambilalih posisi Amerika Serikat sebagai pengekspor kedelai terbesar di dunia, menurut Departemen Pertanian AS.

Meski para petani kedelai menggunakan lahan hutan yang sudah dibersihkan sebelumnya, mereka mempercepat tingkat penggundulan di daerah-daerah lain dengan mendorong petani non-komersial masuk semakin dalam ke hutan, dan mendorong pembangunan jalan baru serta infrastruktur lainnya.

Gambar-gambar satelit, seperti yang dapat dilihat di atas, memperlihatkan bagaiakman petani mulai membersihkan lahan di sepanjang jalan dan secara perlahan pembukaan lahan menyebar semakin dalam ke hutan.

MASA DEPAN

Deforestasi mengancam masa depan hutan - dengan puluhan spesies pohon dan tanaman terancam kepunahan. Badan Konservasi Alam Internasional atau International Union for Conservation of Nature (IUCN), yang memantau spesies flora dan fauna, memperkirakan terdapat 382 spesies tanaman di Brasil yang terancam. IUCN juga mencatat 343 jenis mamalia berbeda yang menghadapi ancaman.

Juga ada kekhawatiran deforestasi berskala besar ikut menyebabkan pemanasan global. Belantara Amazon bertindak sebagai "baskom karbon", yang menyerap karbon dioksida. Tetapi begitu pepohonan dibabat, penyerapan berhenti. Kayu yang dipotong sering kali dibakar, yang dalam prosesnya menghasilkan CO2. Terbukanya lahan hutan juga tanah mengeluarkan zat karbon.

Penelitian di Universitas Paulista State di Guaratingueta, Brasil, memperkirakan sekitar 22.000 ton karbon dioksida keluar dari setiap km persegi lahan hutan yang gundul.

Hutan juga mengeluarkan uap air cukup banyak ke atmosfir yang mempengaruhi pola iklim di seluruh dunia.

Berdasarkan perkiraan, deforestasi akan terus terjadi di masa depan. WWF memperkirakan 30% wilayah hutan akan hilang pada tahun 2030, jika pembabatan hutan terus terjadi dengan tingkat yang sama dengan tahun 1998-2003 dan kondisi iklim tidak berubah.

Proyeksi yang paling optimis sekalipun memperkirakan 20% kawasan hutan tetap akan hilang jika rencana pemerintah untuk melindungi hutan berhasil.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy