BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 14 Mei, 2008 - Published 15:42 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
Seri Paradoks Belantara Amazon
 
Belantara Amazon
Wilayah Amazon melintasi kawasan sembilan negara di Amerika Selatan
Amazon sering disebut sebagai paru-paru dunia. Pepohonannya yang lebat memompakan zat kehidupan bagi makhluk bumi.

Belantara tropis terluas di dunia ini kaya akan sumber daya hayati dan keindahan flora-fauna. Tetapi jutaan manusia yang berteduh di bawah kesuburannya juga menghadirkan tantangan dan dilema.

Amazon melintasi kawasan sembilan negara. Sekitar dua pertiga kawasan belantara ini berada di wilayah Brasil.

Belakangan penebangan pohon dalam skala besar menggerogoti kehijauan Amazon. Pada tahun 2001 hutan tropis Amazon diperkirakan seluas 5 juta km2 atau sekitar 87% dari luas semula.

Besarnya kawasan hutan yang hilang sejauh ini sekitar 13% atau kira-kira sama dengan luas wilayah Jerman dan Prancis digabung.

Menyusutnya Amazon mengkhawatirkan tidak hanya negara-negara di sekitarnya, namun juga masyarakat dunia.

Yusuf Arifin
Produser BBC Yusuf Arifin berbicara dengan pedagang daging di Amazon

Amazon penting bagi seluruh dunia karena perannya dalam siklus karbon (zat asam) global yang berpengaruh pada iklim. Cepatnya laju penggundulan hutan berarti makin besar pula penumpukan zat asam arang di atmosfer bumi – hal yang menjadi persoalan pokok dalam pemanasan global.

Sebagai hutan tropis terbesar di dunia, Amazon merupakan sumber keragaman hayati yang sangat penting. Sekitar seperempat jumlah spesies makhluk bumi terdapat di belantara ini.

Sumber keragaman hayati ini sekarang terancam oleh perusakan akibat penggundulan hutan dan perubahan iklim.

Pengembangan bertanggungjawab

Dapatkah hutan Amazon dikembangkan untuk kepentingan kemakmuran ekonomi tanpa harus merusaknya?

Itulah yang akan dibahas oleh produser BBC Siaran Indonesia Yusuf Arifin dalam seri Paradoks Belantara Amazon.

1. Keliling belantara Amazon

Pada bagian pertama seri ini, Yusuf akan memandu kita dalam perjalanan menguak belantara Amazon. Setelah terbang dari Sao Paulo ke kota Manaus di Amazon, perjalanan dilanjutkan dengan perahu meniti sungai besar yang membelah belantara luas ini. Selain melihat keindahan Amazon, kita akan mulai berkenalan dengan masalah yang dihadapinya.

2. Pembalakan liar di Amazon

Cepatnya pembabatan hutan di Amazon menakutkan para pakar dunia maupun pemerhati lingkungan. Kalau tingkatnya masih sama dengan sekarang maka dalam waktu 40 tahun, hutan yang masih ada sekarang ini akan tinggal separuhnya atau sekitar 2,5 juta kilometer persegi. Persoalannya permintaan dunia akan kayu bukannya mereda malah meningkat. Bukan sekadar kayu mentah gelondongan tetapi juga produk jadi dari kayu. Pmerintah Brasil berusaha menyeimbangkan produk kayunya dengan usaha untuk melestarikan Amazon. Tetapi bagaimana caranya?

3. Daging sapi dan penggundulan hutan

Yusuf Arifin di pelabuhan Santarem
Yusuf Arifin di Santarem, gerbang ekspor kedelai Brasil

Populasi ternak di hutan Amazon diperkirakan berlipat dua menjadi sekitar 55 juta antara tahun 1990 dan 2002. Permintaan daging sapi Brasil dari luar negeri terus meningkat karena berbagai alasan. Di Eropa, misalnya, daging sapi Brasil sangat dibutuhkan sejak terjadinya ketakutan akan penyakit sapi gila. Sebanyak 40% dari total impor daging ke negara-negara Uni Eropa berasal dari Brasil. Sementara itu negara-negara Timur Tengah dan Rusia juga banyak mengimpor daging dari Brasil. Meningkatnya permintaan ini, tak pelak lagi mendorong penebangan hutan untuk keperluan daerah peternakan. Kita akan melihat dari dekat seperti apa beternak di hutan Amazon dan apa saja tantangan yang ditimbulkannya.

4. Kedelai untuk dunia

Salah satu penyebab menyusutnya hutan Amazon adalah perluasan perkebunan kedelai. Terus naiknya harga kedelai di pasar dunia mendorong orang untuk menebangi hutan dan menggantinya dengan tanaman kedelai. Brasil kini merupakan produsen kedelai terbesar di dunia. Tahu-tempe yang kita makan mungkin berasal dari kedelai Brasil. Seorang gubernur di daerah Amazon bahkan dikenal sebagai Raja Kedelai karena keterlibatannya dalam bisnis tanaman ini. Menurut dia, penanaman kedelai adalah untuk membantu dunia mengatasi krisis pangan. Kita akan telusuri bagaimana upaya mereka mencari keseimbangan antara mencari uang dan melestarikan hutan untuk generasi mendatang.

5. Bolsa Floresta – apakah ini resep mujarab?

Pemerintah Brasil berusaha mencegah penggundulan hutan lebih jauh dengan memperkenalkan berbagai langkah. Program Bolsa Floresta dicanangkan untuk memberi kompensasi kepada masyarakat tradisional dan penduduk asli yang tinggal di belantara Amazon atas upaya mereka melestarikan hutan, sungai dan danau di dalamnya. Kita akan menengok pelaksanaan program ini.

 
 
Nama
Kota/Negara
Email
Komentar anda
 
  
BBC mungkin mengedit komentar anda dan tidak menjamin semua akan diterbitkan
 
Laporan Khusus Paradoks Belantara Amazon Liputan Khusus
Paradoks Amazon, laporan Yusuf Arifin dari Brasil
 
 
Manaus Awal perjalanan
Kekhawatiran akan nasib Amazon dari kota Manaus
 
 
kebakaran di Amazon Mencari bukti
Tidak mudah mencari bukti pembalakan liar di rimba Amazon
 
 
Amazon Ternak sapi
Merupakan salah satu yang merusak Hutan Amazon
 
 
Kedelai Kedelai untuk dunia
Santarem, pintu gerbang kedelai dari Amazon ke dunia
 
 
Umbi manjiorca diolah Bolsa Floresta
Upaya perlindungan digalakkan untuk selamatkan Amazon
 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy