BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada:
 
Email kepada teman Versi cetak
Hakim AS tolak UU pornografi internet
 
internert
UU Anti Pornografi dianggap bertentangan dengan konstitusi
Seorang hakim federal Amerika Serikat menolak Undang-undang yang dimaksudkan untuk melindungi anak-anak dari pornografi internet dengan alasan melanggar hak untuk kebebasan mengungkapkan pendapat.

Undang-undang itu akan melarang secara hukum situs internet yang memberi akses kepada anak-anak atas materi yang 'merusak,' namun belum pernah diterapkan.

Hakim Lowell Reed di Philadelphia mengatakan cara perlindungan lain, seperti piranti lunak penyaring internet, akan lebih efektif.

Para penentang keputusan itu mengatakan bahwa kini para orang tua yang menanggung beban untuk membatasi materi-materi dewasa.

Menurut Hakim Reed, dia bersimpat pada keinginan untuk melindungi anak-anak, namun berpendapat bahwa UU Tahun 1989 tentang Perlindungan Anak dari Internet mengandung masalah.

 Undang-undang itu tidak ditujukan pada situs pornografi yang komersial, namun lebih luas ke materi-materi lain
 
John Morris

"Saya tidak mungkin membutakan diri kepada hukum untuk melindungi kaum muda negara ini dengan mengukuhkan sebuah undang-undang yang mengandung kelemahan, apalagi jika tersedia pilihan yang lebih efektif dan tidak terlalu membatasi," tulisanya dalam keputusannya.

Undang-undang itu ditentang oleh kelompok-kelompok kebebasan sipil dan pegiat kesehatan seksual, termasuk sebuah majalah internet.

Mereka berpendapat Undang-undang itu amat membatasi dan bertentangan dengan konstitusi Amerika Serikat.

Jika UU tersebut disahkan maka pengelola internet yang mengandung materi porografi bisa didenda sampai US$ 50.000 dan penjara 6 bulan.

"Undang-undang itu tidak ditujukan pada situs pornografi yang komersial, namun lebih luas ke materi-materi lain," kata John Morris, dari Pusat Demokrasi dan Teknologi.

Namun penasehat hukum pemerintah mengatakan bahwa piranti lunak untuk menjaring internet belum berfungsi secara efektif.

"Amat tidak masuk akal bagi pemerintah untuk mengharapkan semua orang tua yang menanggung beban untuk membatasi sumber-sumber internet yang mengandung materi dewasa untuk anak-anaknya. Lebih baik pemerintah menangani sumber persoalannya," kata Peter D. Keisler, salah seorang penasehat pemerintah kepada kantor berita AP.

Undang-undang itu tidak pernah diterapkan karena langsung diguga lewat proses hukum ketika disahkan.

 
 
Nama
Kota/Negara
Email
Komentar anda
 
  
BBC mungkin mengedit komentar anda dan tidak menjamin semua akan diterbitkan
 
InternetLaporan khusus
Beberapa negara sudah menempuh sensor internet
 
 
InternetMengatur internet
Indonesia sedang siapkan peraturan pengguna internet
 
 
InternetSensor informasi?
Kekuatiran peraturan internet akan menyensor informasi
 
 
InternetAturan internet
Beberapa negara yang melakukan pembatasan internet
 
 
CinaInternet di Cina
Pemerintah Cina menutup pembukaan warnet baru
 
 
InternetPendapat anda?
Pendapat anda atas rencana pembatasan internet di Indonesia
 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy