|
Nominasi Nobel Perdamaian | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Pemenang penghargaan Nobel Perdamaian diumumkan pada hari Jumat oleh satu komite di Norwegia. Siapa kira-kira pemenang penghargaan ini sulit diterka dan diperkirakan karena komite tutup mulut erat-erat tentang siapa saja yang dicalonkan. Tetapi ini tidak menghentikan para akademisi, wartawan dan bandar judi membuat spekulasi tentang siapa pemenangnya, berdasarkan nama-nama yang beredar. Kadang mereka tepat, tetapi sering kali komite Nobel membuat pilihan yang mengejutkan. Penghargaan ini didirikan oleh tokoh Swedia, Alfred Nobel, lebih dari satu abad lalu untuk menghargai mereka yang "melakukan tugas terbaik untuk meningkatkan hubungan persaudaraan antara negara, untuk menghapus atau mengurangi konflik atau untuk mempromosikan perdamaian". Cakupan Nobel Perdamaian, selama puluhan tahun, meluas untuk memasukkan hak asasi manusia dan perlindungan lingkungan. Hadiah Nobel Perdamaian menjadi sorotan media massa sebagai penghargaan tugas moral dan hadiah 10 million kronor Swedia ($1,07 juta). Berikut beberapa tokoh yang berpeluang menang. MARTTI AHTISAARI
Mantan presiden Finlandia dan perunding perdamaian senior. Dia dilihat sebagai calon pemenang yang kuat atas peranannya dalam kesepakatan damai Aceh tahun 2005. Tokoh berusia 69 tahun ini memimpin perundingan antara pemerintah Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang mengakhiri konflik selama tiga dasawarsa yang menewaskan 15.000 jiwa. Ahtisaari dikenal sebagai diplomat yang mampu menangani masalah-masalah pelik. Dia saat ini menjabat sebagai utusan khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk memimpin perundingan damai Wina yang akan memutuskan status akhir Kosovo. Martti Ahtisaari membantu mengakhiri konflik di Kosovo pada bulan Juni 1999 - tahun terakhirnya menjabat sebagai presiden Finlandia - setelah dia diutus oleh Uni Eropa sebagai mediator. Pada tahun 2001 dia bertugas sebagai inspektur senjata independen di Irlandia Utara. PRESIDEN SUSILO BAMBANG YUDHOYONO
Presiden Indonesia pertama yang dipilih langsung ini bisa menjadi pemenang bersama dengan Martti Ahtisaari karena mengupayakan proses perdamaian di Aceh. Pada tahun 2005, dia berhasil meyakinkan militer dan DPR-RI untuk mendukung kesepakatan damai terobosan antara pemerintah Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM). GAM juga dinominasikan. Sejalan dengan kesepakatan yang dicapai, para mantan anggota GAM, yang menerima amnesti, menyerahkan senjata mereka pada tanggal 19 Desember 2005. Yudhoyono mengatakan baru-baru ini bahwa jika Nobel Perdamaian diberikan kepada proses perdamaian Aceh, maka hadiah harus diberikan kepada semua pihak yang terlibat. Para pengamat Nobel mengatakan komite tahun ini diyakini ingin memberikan penghargaan kepada seorang Muslim. Pada awal tahun ini, Yudhoyono menerbitkan artikel di koran the International Herald Tribune untuk menyerukan dialog, toleransi dan saling memaafkan, setelah penerbitan kartun Nabi Muhammad menyebabkan pertengkaran dan kemarahan di seluruh dunia. JOHN BOLTON
Dutabesar AS di PBB, John Bolton, dan penyelidik masalah Iran Kenneth Timmerman awalnya resmi dicalonkan oleh mantan wakil Perdana Menteri Swedia Per Ahlmark, atas apa yang digambarkan sebagai peran utama dalam mengungkap rencana rahasia Iran untuk mengembangkan senjata nuklir. Mereka mencatat penimbunan senjata nuklir oleh Iran dan mengungkap Iran "berulang kali berbohong" dan memberi laporan palsu kepada Badan Tenaga Atom Internasional, kata siaran pers komite Nobel. Politisi yang berpandangan keras di pemerintahan Bush, dia sejak dulu sering mengecam PBB dan pengangkatannya sebagai dutabesar di PBB menimbulkan kontroversi. Senat AS sampai saat ini belum mengukuhkan jabatannya ini. Pada tahun 2001, Presiden George W Bush menunjuknya sebagai pejabat pengendali senjata tertinggi di Washington. Dia dengan keras mengecam negara-negara yang disebut "Poros Jahat" seperti Korea Selatan dan Iran. Bolton berulang kali memperingatkan bahwa AS yakin Iran memiliki program rahasia untuk membuat senjata nuklir. Namun, memberikan Nobel Perdamaian kepada Bolton adalah keputusan yang kemungkinan tidak populer oleh banyak orang. Selain itu, krisis dengan Iran masih belum dapat diselesaikan dan pemberian Nobel bisa dilihat sebagai intervensi politik. BONO AND BOB GELDOF
Pemusik rock Bono dan Bob Geldof dikabarkan mungkin akan memenangkan hadiah Nobel atas peran mereka dalam menghapus kemiskinan. Keduannya sudah beberapa kali mendapat nominasi Nobel Perdamaian sebelumnya. Geldof dicalonkan karena menyelenggarakan konser amal Live8 tahun lalu, yang digelar untuk menekan negara-negara G8 agar menghapus hutang dunia ketiga. Bono, vokalis band Irlandia, U2, kembali dinominasikan karena kegiatannya mengkampanyekan upaya melawan kemiskinan dunia. Dia banyak dipuji karena kampanyenya untuk menghapus hutang negara-negara miskin, dan dia tanpa henti melobi para pemimpin Barat untuk menambah bantuan mereka bagi dunia berkembang. CARLA DEL PONTE
Carla del Ponte, yang sering disebut-sebut sebagai calon kuat peraih Nobel Perdamaian, adalah jaksa penuntut utama di Mahkamah Kejahatan Perang bagi bekas Yugoslavia. Sewaktu dia menerima jabatan itu, dia memasang poster yang menggambarkan "Tiga Besar" di belakang mejanya: Slobodan Milosevic, Radovan Karadzic dan General Ratko Mladic. Dia mengataan tidak akan berhenti sebelum ketiganya meringkuk di penjara atas peran yang dituduhkan terkait kekejaman pada Perang Balkan. Milosevic meninggal hanya beberapa bulan sebelum vonis dijatuhkan atas dakwaan pemusnahan ras atau genosida dan dakwaan-dawaan lainnya di Den Haag. Karadzic dan Mladic - yang didakwa dengan pembantaian sekitar 8.000 pria dan anak laki-laki Muslim Bosnia di Srebrenica - sampai saat ini masih buron. Tugas yang dia lakukan di Den Haag membuat Del Ponte memiliki reputasi sebagai orang yang tanpa lelah terus mengejar keadilan. Mandatnya berakhir pada bulan September 2007. Carla del Ponte lahir di Lugano, Swiss pada tahun 1947. Dia memulai karirnya sebagai pengacara. | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||