BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 19 September, 2009 - Published 22:35 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
Hadiah Lebaran Noordin
 
Noordin sudah dicari polisi Indonesia selama sembilan tahun terakhir
Noordin sudah dicari polisi Indonesia selama sembilan tahun terakhir
Polisi di Indonesia sudah memastikan bahwa buron teroris yang paling dicari selama beberapa tahun terakhir, Noordin M Top sudah tewas.

Noordin yang diduga menjadi dalang berbagai serangan bom di Indonesia termasuk ledakan bom Bali 2, dan Hotel Marriot dan Ritz-Carlton bulan Juli lalu.

Noordin M Top tewas dalam baku tembak dengan polisi di Solo hari Kamis lalu.

Dengan tewasnya Noordin M Top, berbagai kalangan mengatakan bahwa kekuatan teroris di Indonesia sangat melemah.

Dengan demikian, kemampuan mereka untuk melakukan berbagai serangan akan menurun dalam beberapa waktu ke depan.

Tewasnya Noordin M Top terjadi hanya beberapa hari menjelang Lebaran tahun 2009.

Apakah menurut anda ini merupakan hadiah Lebaran terbaik bagi warga Indonesia ?

Apakah anda lega bahwa akhirnya akhirnya polisi Indonesia berhasil menewaskan buronan paling dicari tersebut ?

Bagaimana pendapat anda mengenai kemungkinan ancaman teroris di masa depan?

Apakah ancaman serangan akan jauh berkurang?

-------------------------------------

Karta Wijaya, Arab Saudi

Ya alhamdulillah pelaku teror di indo sudah tewas, tapi saya kira Noordin itu bukan teroris kelas kakap, tapi sama halnya dengan yang lain yang sekarang sudah pada tewas, yang kelas kakapnya tidak mudah untuk ditangkap, karena dia punya jaringan di seluruh dunia, seperti osama,misalnya. Tapi saya kira ada orang indonesia sendiri yang menjadi elite,didalamnya,karena tak mungkin teroris berjalan dengan lancar, tanpa ada sokongan dana misalnya atau spiritual , kalau orang yg menjadi elitenya sudah ketangkap, Insya Allah indonesia akan aman dari teroris dan ancaman lain.

Kang Tobor, Kebumen

Noordin sebagai dalang pengeboman, sebenarnya baru sebatas dugaan. Sayang, ia tewas sebelum misteri itu terungkap. Tentu saja tidak ada jaminan bahwa terorisme akan melemah. Apalagi, jika kebijakan pemerintah kian membuat rakyat kecewa. Penerbitan Perpu Pimpinan KPK, menandakan pemerintahan yang tidak aspiratif. Rakyat yang kurang sehat bisa "jengkel" karena seorang Susno, misalnya.


Sahidin, Jakarta
Saya merasa lega dengan tertangkapnya nurdin oleh polisi dalam keadaan mati. jadi mudah-mudahan sudah tidak ada lagi aksi-aksi teroris di indonesia dan di sluruh dunia

Hery. P, Jakarta.
Selama radikalisme agama masih hidup ancaman teroris harus diwaspadai tidak boleh lengah.

Djohan Suryana, Jakarta
Tewasnya Noordin M Top merupakan prestasi Polri yang terbaik yang patut dihargai oleh kita semua.Namun, hal itu tidak berarti terorisme di Indonesia akan melemah karena pengganti Noordin pasti akan melanjutkan terornya. Mereka akan merekrut pembom bunuh diri yang kurang kuat imannya serta masih berada dalam garis kemiskinan.

Guntur, Batam

Walaupun Noordin sudah tewas aku rasa teroris akan tetap ada, diperlukan usaha yg serius dari pemerintah dan para ulama bkn hanya polisi,karena ada sebagian pemuka agama yg setengah hati mengatakan yg dilakukan oleh Noordin cs adalah dosa malah ada yg mendukung walau dngan tidak langsung,jadi jngan heran klu ada sebagian masyarakat kita yg beranggapan klu yg di lakukan Noordin cs adalah sebagian dari ibadah.

Herry Gunawan, Jakarta

Kado lebaran?....Mungkin, tapi menurut saya manusia dapat di kekang atau malah di bunuh tapi sebuah paham akan tetap hidup dan bebas di hati penganutnya. Jadi selain memerangi secara fisik pemerintah dan tokoh agama harus berperang secara psikis, meluruskan pemahaman salah tentang jihad.

Hadi, Saudi Arabia

Selama tujuan teroris itu belum tercapai selama itu pula teroris tidak akan berakhir karena teroris itu bagaikan rumput liar yang selalu tumbuh.

Syahid Ismail, Medan
Saya sebagai orang Islam merasa malu sekaligus geram dgn adanya tindakan teror yang mengatasnamakan Islam seperti yg dilakukan Noordin M Top. Untuk beberapa waktu mungkin tindakan teror akan menurun, tapi jangan sampai hal ini membuat kita terlena dgn rasa nyaman karena pelaku teror bukan hanya Nurdin, masih banyak anakbuahnya, antek-anteknya, bahkan simpatisannya yg lain. 'mati satu tumbuh seribu', bersiap-siaplah! Polisi harus bergerak lebih cepat daripada gembog teroris.

Junardi Singgih, Solo
Menurut saya, hadiah terbaik adalah akar masalah yaitu melarang ideologi radikalisme di Indonesia.

Rosa, Yogyakarta

Alhamdulilah....Biasanya kita berdosa kalau bersyukur dengan kesedihan orang lain, tapi kali ini Tuhan teramat sangat mengijinkan kita berbahagia, buktinya dia mati menjelang hari kemenangan, itu membuktikan bahwa dia melakukan
serangan bukan semata2 karena berjihad atau apapun, melainkan dia ingin mematikan pariwisata indonesia.

Chandra, Johor Baru

Pasti dan tentu kematian M.Top ini merupakan hadiah lebaran yg terbesar bagi kami bangsa Indonesia. Bayangkan kami 9 tahun dibikin pusing sama penjahat ini.

Prombang, Bandung
Dengan tewasnya Noordin M.Top, semoga menyadarkan Bangsa Indonesia telah kecolongan dalam melaksanakan Hankamnasrata. Selama Orde Reformasi, dengan dalih demokrasi dan hak asasi manusia. Imbalannya adalah kita saling membunuh dan mengoyak-ngoyak Persatuan Nasional yang hampir saja meruntuhkan NKRI. Sebaiknya Pemerintah Indonesia dengan segera mengantisipasi teroris dengan Undang-Undang atau Perpu.

Putri Adriani, Yogyakarta

Saya pribadi menyayangkan terbunuhnya Noordin, seandainya tertangkap hidup-hidup tentu akan memungkinkan pengusutan yang lebih tuntas. tidak menutup kemungkinan jaringan yang lain sekarang sedang berkembang, jadi janganlah terbunuhnya noordin lalu mengurangi kewaspadaan kita pada ancaman terorisme. lebih jauh lagi diharapkan terbunuhnya noordin menjadi momen yang menunjukkan kemampuan indonesia mengatasi ancaman, lalu memajukan investasi dan pada akhirnya akan meningkatkan perekonomian dan kemakmuran bangsa.

Kristianus Noeng Jakarta
Kita patut berbangga atas keberhasilan Polri. Apapun pendapat pengamat dan masyarakat umum, lebih baik tangkap hidup atau ditembak mati,saya pribadi bersyukur. Kita tidak perlu berpolemik ! Bravo polisi !

Ariany Sudjana, Cimahi Bandung

Kita harus jujur mengucapkan selamat kepada densus 88 atas keberhasilan mereka menewaskan Noordin Top.Tapi hal tersebut tidak membuat kekuatan teroris melemah. Jangan lupa jaringan teroris sangat rahasia, kekuatan dan siapa saja pengikutnya kiaat tidak tahu. Selama ini kita hanya terfokus pada Noordin saja, tidak tertutup kemungkinan ada orang lain yang selama ini tidak terdeteksi, tapi di kemudian hari org tsb trnyata org brpengaruh di kelompok tersebut seperti Ibrohim.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy